Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Belanja Bangunan Amerika Serikat Melemah
Rabu, 02 Juli 2008 | 06:58 WIB

TEMPO Interaktif, Washington:
Tingkat belanja pendirian bangunan di Amerika Serikat terus melemah sebagai kelanjutan ambruknya sektor perumahan tahun lalu.

Departemen Perdagangan Amerika Serikat melaporkan tingkat belanja pendirian bangunan turun 0,4 persen pada Mei 2008. Tingkat pembangunan hunian merosot 1,6 persen, atau penurunan untuk yang ke-25 kalinya dalam 26 bulan terakhir.

Pengembang hingga saat ini terus gelisah menengok kembali bagaimana produksi mereka untuk sektor perumahan terus merosot dalam dua dekade. Beberapa analis juga yakin aktivitas pembangunan perumahan akan terus ambruk untuk beberapa waktu yang akan datang karena pengurangan jumlah produksi.

Patrick Newport, Ekonom Global Insight, memperkirakan pembangunan hunian akan terus melamban sepanjang sisa tahun 2008.

Sedangkan Ian Shepherdson, Kepala Ekonomon High Frequency Economics, mengamati pengaruh turunnya pendapatan pajak pemerintah terhadap proyek pembangunan pemerintah. Dia mengungkapkan, pertumbuhan pada pembangunan sektor publik melambat sejak pertengahan tahun lalu dari yang selama ini tercapai sebesar 12 persen. "Ini akan terus melamban selama pemerintah kehilangan uangnya," katanya seperti dikutip Associated Press, Selasa (1/7) malam.

AP| AGOENG WIJAYA



Dari Arsip Majalah TEMPO
Ada RIA, Ada Risha, Semua untuk Aceh | 14 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 14 Maret 2005
Titik Terang di Seratus Hari | 20 Desember 2004
Kocek Dulu Baru Lokasi  | 20 April 1999
Setelah Mereka Berlayar di Daratan  | 03 November 2003
Bisnis Sepekan | 26 April 2004
Rumah Rp 20 miliar untuk Megawati | 04 Oktober 2004
Kecewa terhadap Pengembang  | 14 Juli 2003
Untuk Dirjen Anggaran  | 02 Juni 2003
Membuang Situ, Mendulang Banjir | 20 September 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

83 Persen Perusahaan Properti Multi Nasional Bertahan di Asia Pasifik
Bakrie Tower Rampung November
Bakrieland Minta Kenaikan Harga Rusunami
Agung Podomoro Targetkan Lepas 468 Unit
Pasar Properti Diprediksi Naik
Apersi Revisi Target Pembangunan Rumah Sederhana Sehat
Investasi Properti Booming Pada 2009
Perumnas Catat Penjualan Rp 80 Miliar
Pemerintah Temukan Harga Rusunami Direkayasa
Menpera Salurakan Dana Stimulasi Kawasan
> selengkapnya...

Referensi

PENJELASAN KHUSUS SEKTOR PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk127267 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data