|
Peningkatan Harga Jagung Berpotensi Turunkan Produksi Pakan Ternak
Selasa, 01 Juli 2008 | 14:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Peningkatan harga jagung di pasaran internasional berpotensi menurunkan produksi pakan ternak. "Ujungnya penurunan produksi unggas dalam negeri," Direktur Jenderal Peternakan Departemen Pertanian, Tjeppy D Sudjana, dalam pembukaan pameran Indo Livestock, Selasa (1/7).
Bila tidak disikapi dengan baik, ia melanjutkan, peningkatan harga jagung ini akan sangat berimbas pada produksi pakan unggas. Sebab 50 persen pakan unggas terdiri dari jagung, sisanya diantaranya dibuat dari bungkil kedelai yang juga masih harus diimpor.
Menurut Direktur Budidaya Ternak Non-ruminansia, Djajadi Gunawan, bungkil kedelai sebenarnya dapat diganti dengan bungkil sawit. "Belum banyak orang tahu kalau bungkil sawit bisa dibuat tambahan makanan unggas," katanya.
ARTI EKAWATI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|