Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Bantah Pernah Janji Tak Naikkan Harga BBM
Kamis, 22 Mei 2008 | 15:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah pernah berjanji sampai tahun 2009 tidak akan menaikan harga bahan bakar minyak.

"Tidak ada kata-kata Presiden berjanji tidak akan menaikan harga BBM kata juru bicara kepresidenan Andi Malarangeng di Istana Negara, Kamis (22/5).

Pernyataan Presiden itu menanggapi iklan Wiranto di sejumlah media massa yang meminta Presiden menepati janji untuk tidak menaikan harga BBM.

Andi menyatakan telah mengecek beberapa rekaman pidato dan wawancara Presiden, sejak kenaikan BBM tahun 2005. "Itu nggak ada, sudah dicek semua omongan dan transkrip, semuanya nggak ada," katanya.

Ia mengungkapkan dalam beberapa kesempatan Presiden memang mengatakan bahwa kenaikan BBM adalah opsi terakhir. "Waktu itu Presiden bilang selama harga minyak masih dibawah US$ 100 kita bisa tahan dengan efisiensi anggaran, tapi sekarang tidak mungkin," katanya.

NININ DAMAYANTI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123500 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data