|
Retail dan Kondominium Bakal Terpukul
Rabu, 21 Mei 2008 | 17:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Rencana pemerintah menaikkan harga minyak pada awal Juni 2008 diprediksi akan memukul sektor retail atau pusat perbelanjaan dan kondominium. Kendati demikian, dampak ancaman resesi ekonomi global tahun ini tak akan seperti 1998.
Chairman Jones Lang LaSalle, Lucy Rumantir, mengatakan merujuk pengalaman 1998, kedua sektor properti itu akan langsung terimbas efek resesi ekonomi. Sebab retail dan kondominium adalah sektor properti yang dibeli untuk kepentingan investasi.
“Berbeda dengan properti jenis hausing estate (perumahan) yang merupakan kebutuhan primer,” kata Lucy. Dia mencontohkan kondisi krisis 1998 yang mengakibatkan banyak retail gulung tikar dan terhentinya proyek kondominium. Kala itu pengelola pusat perbelanjaan hanya menagih biaya servis agar propertinya tetap hidup.
RIEKA RAHADIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|