Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Rizal Lupakan Kenikmatan Bangsa Ini

Kalla: Rizal Ramli Asal Ngomong
Rabu, 21 Mei 2008 | 16:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik Mantan Menteri Koordinator Rizal Ramli yang ikut memimpin demonstrasi kenaikan harga bahan minyak (BBM).Menurut Kalla Rizal termasuk orang yang tidak bersyukur.

"Selalu melihat kesalahan atau perbedaan, tetapi kadang melupakan kebenaran atau persamaan, orang itu termasuk tidak bersyukur, bisa dilaknat. Termasuk Rizal Ramli hanya menyebut kesulitan. padahal begitu banyak kenikmatan. " kata Kalla saat membuka Temu Alumni Universitas Negeri Syarief Hidayatullah Di Kantor Wakil Presiden Rabu (21/5).

Kalla menilai, Rizal yang menjadi Presiden Komisaris Semen Gresik itu asal ngomong dan ikut-ikutan populis dalam keramaian aksi demonstrasi menentang kenaikan BBM. "Jangan asal ngomong, pemimpin tidak seperti itu, mari berpikir jernih," ujar Kalla.

Dibanding negara lain, kata Kalla, Indonesia tidak mengalami krisis beras. Kalla menyebutkan di Filipina harga beras Rp 9.000-Rp10.000. Di Mesir, Haiti, Thailand sudah 7.000. "Di Indonesia cuma Rp 4-5 ribu rupiah per liter, antri beras tidak ada, antri beras murah karena harga Rp1.500, kenapa ini dilupakan," kata Kalla.

Inflasi juga, ujar Kalla, tidak bergejolak seperti negara lain. Dan untuk pertama kali dalam waktu 25 tahun,ujar Kalla, tahun ini Indonesia tak impor beras. "Ini kenikmatan yang tidak pernah disebut Rizal Ramli," kata Kalla

Menurut Kalla, seharusnya Rizal sebagai Mantan Menteri Perekonomian paham betul soal keputusan pemerintah menaikkan BBM. "Jangan asal ngomong untuk kepentingan rakyat dan bangsa, karena kalau negara bangkrut kita semua susah," kata Kalla.

"Pemimpin itu memimpin negara, bukan ikut-ikutan orang, asal ngomong lagi," kata Kalla. Selama menjadi Menteri Koordinator Perekonomian tidak berbuat apa atau melakukan hal yang signifikan buat negara.

"Rizal Ramli, saat dia Menko apa yang dia bikin, saat pidato pertama dia bilang akan miskinkan konglomerat, apa yg dia bikin ternyata tidak ada, jadi enak bener orang omong begitu," kata Kalla.

Anton Apriantono


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123423 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Nasib Porto Belum Jelas
Manchester City Kembali Boyong Shaun Wright-Phillips
Kenyon: Sheva Pantas Kami Beli
Wajib Pajak dan Objek Pajak Diperluas
Sampel DNA Dua "Asrori" Akan dicocokkan

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data