Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

DPR Minta Pemerintah Segera Tentukan Waktu Konsultasi BBM
Jum'at, 16 Mei 2008 | 13:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua DPR Agung Laksono menegaskan tidak ada mekanisme DPR memanggil Presiden Yudhoyono dalam rapat paripurna. Pimpinan DPR telah melayangkan surat ke Presiden Yudhoyono untuk membahas rencana kenaikan harga bahan bakar minyak dalam rapat konsultasi pemerintah dan DPR.

"Sesuai Undang-undang Susunan dan Kedudukan pemanggilan melalui rapat konsultasi yang dihadiri pimpinan DPR, pimpinan fraksi, komisi terkait, dan pemerintah," ujarnya di gedung MPR/DPR, Jumat (17/5).

Badan Musyawarah pada Kamis (16/5) menyepakati melayangkan surat ke pemerintah terkait rapat konsultasi tersebut. Surat itu, katanya, telah dikirim Sekretaris Jenderal DPR ke Sekretaris Negara. Undangan itu, ujar Agung, ditujukan kepada Kepala Pemerintahan, bukan wakil atau pembantu presiden. Tempat rapat konsultasi, dia melanjutkan, ditentukan secara bergantian antara istana negara dan gedung DPR. Dia mengatakan waktu rapat sepenuhnya ditentukan pemerintah. "Yang pasti sebelum kenaikan harga," ujarnya.

Sebelum rapat konsultasi, kata Agung, DPR akan mengadakan rapat internal yang melibatkan pimpinan DPR, pimpinan fraksi, panitia anggaran, serta pimpinan Komisi Energi dan Keuangan. Penjadwalan rapat internal, katanya, menunggu ketetapan jadwal dari presiden soal rapat
konsultasi dua lembaga itu.

Dia membantah rapat konsultasi itu ajang kompromi antara DPR dan pemerintah. Menurut Agung, rapat itu merupakan forum komunikasi kedua lembaga terkait isu strategis yang akan berdampak pada rakyat. "Pembahasan kedua lembaga itu membuktikan keseriusan penyikapan yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Kedua lembaga sama-sama
peduli," katanya.

Menurut dia, kenaikan harga BBM berimplikasi pada perubahan APBN. Sehingga, DPR perlu membahas rencana kebijakan pemerintah secepat mungkin.

KURNIASIH BUDI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123194 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data