Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kenaikan BBM Tidak Akan Pengaruh Signifikan bagi Pertumbuhan
Jum'at, 16 Mei 2008 | 13:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah menilai kenaikan harga bahan bakar minyak tidak akan signifikan menurunkan laju pertumbuhan ekonomi nasional. Pengalihan subsidi dari BBM ke subsidi bentuk lain dinilai akan lebih bermanfaat.

"Kalau kuartal kedua (pertumbuhan) turun karena langkah yang kita lakukan (kenaikan BBM), oke itu adalah penyesuaian. Tapi kan turun tidak drastis, hanya satu persen," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Jumat (16/5) di Jakarta.

Hal ini menanggapi prediksi sejumlah kalangan atas penurunan pertumbuhan pasca kenaikan BBM. Kemarin Badan Pusat Statistik mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini meningkat 2,15 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi year on year juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,28 persen.

Lebih jauh Mari menilai, kenaikan BBM terpaksa dilakukan agar penyesuaian dengan harga minyak internasional tidak terus-terusan membebani anggaran. "Agar ke depan lebih baik, langkah-langkah pahit lebih baik dilakukan sekarang. Karena lama-lama ditunggu, tambah besar bebannya, dan akan mempengaruhi kredibilitas pemerintah karena tidak melakukan langkah-langkah penyesuaian dengan keadaan riil (melambungnya harga minyak mentah internasional)," paparnya.

Ia juga menyatakan lonjakan harga minyak mentah ini sebetulnya ditanggung semua lapisan masyarakat. "Pemerintah sudah berhemat dan akan lebih banyak lagi berhemat, untuk subsidi BBM kita minta masyarakat golongan menengah ke atas menanggungnya sekarang. Dan kompensasi tetap ada untuk masyarakat yang paling peka akan kenaikan harga," katanya.

Kenaikan BBM ini, menurut dia, juga dapat sebagai bentuk solidaritas dari seluruh kalangan masyarakat. "Ini waktunya kita harus benar-benar solider, ada solidaritas dari semua kalangan supaya melakukan langkah yang susah, pahit, untuk masa depan yang lebih baik dan konkret," jelasnya.

RR ARIYANI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123193 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data