Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Antam Hentikan Penambangan Batu Granit
Kamis, 15 Mei 2008 | 11:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Aneka Tambang, Tbk. menghentikan sementara usaha penambangan batu granit sejak 25 April 2008, yang terletak di Bukit Piatu, Kijang Bintan Kepulauan Riau, karena adanya dugaan penambangan tersebut dilakukan di kawasan hutan lindung tanpa adanya izin dari menteri kehutanan.


"Berdasarkan surat Menteri Kehutanan pada Oktober 2007, maka pada 25 April lalu, kami mengirim surat kepada PT. Mitra Investindo, Tbk. selaku partner dalam proyek ini, untuk mengenhentikan sementara kegiatan penambangan," kata Sekretaris Perusahaan, Antam, Bimo Budi Satriyo, Jum'at (16/5), saat dihubungi lewat telepon.

Penghentian sementara ini, lanjut Bimo, dilakukan mengingat lahan penambangan batu granit tersebut dalam status penyelidikan, sehingga apabila penambangan tetap dilanjutkan akan mengakibatkan dampak hukum yang serius bagi Antam sebagai pemegang Surat Izin Pertambangan Daerah (SIPD).

Bimo mengatakan, Antam memiliki surat izin pertambangan daerah (SIPD) No. 347/XII/2004, atas usaha penambangan batu granit yang terletak di Bukit Piatu seluas 68.719 hektar, dimana dalam pengerjaannya, Antam bekerja sama dengan PT. Pama Persada yang kemudian mengalihkannya pada PT. Caraka Berkat Sarana, yang kemudian bergabung dengan PT. Siwani Trimitra, Tbk. yang kemudian disebut sebagai PT. Mitra Investindo, Tbk. (MITI), sehingga seluruh kontrak Antam dengan Caraka Barata beralih kepada MITI. Kerja sama penambangan antara Antam dan PT. Caraka Berkat Sarana dimulai sejak 11 Juni 2004 hingga 10 Juni 2009.

"Saat ini kami masih menunggu hasil penyelidikan dan pengecekan ulang tata batas areal yang dilakukan Departemen Kehutanan, jadi kelanjutan kerja sama Antam MITI belum dapat ditentukan" kata Bimo.

Ari Astri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123186 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data