Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Enam Maskapai Incar Rute Adam Air
Kamis, 15 Mei 2008 | 18:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekitar enam maskapai telah mengajukan penambahan frekuensi penerbangan permanen pada rute yang ditinggalkan Adam Air. Keenam maskapai itu adalah Lion Air, Wings Air, Sriwijaya Air, Mandala Airlines, Garuda Indonesia, dan Merpati Nusantara Airlines.

Menurut catatan Direktorat Angkutan Udara Departemen Perhubungan, tambahan frekuensi yang diminta itu sebanyak 189 frekuensi penerbangan dari 15 rute penerbangan. Lion dan Wings tercatat minta tambahan paling banyak masing-masing 63 frekuensi. Selanjutnya menyusul Garuda (28), Sriwijaya (21), kemudian Mandala dan Merpati masing-masing 7 frekuensi.

Izin rute Adam Air dicabut 9 April 2008 setelah tidak diterbangi menyusul larangan beroperasi sejak 19 Maret 2008. Sebelumnya, Adam Air mengantongi izin 21 rute domestik dan empat rute luar negeri. Frekuensi penerbangannya 490 kali per minggu domestik dan 42 kali per minggu luar negeri. Tahun lalu Adam Air mengangkut 5,2 juta penumpang domestik dan 120.618 penumpang tujuan luar negeri.

Direktur Angkutan Udara Tri Sunoko mengatakan, dari permintaan tambahan frekuensi oleh keenam maskapai itu, baru Lion Air yang sudah dikabulkan. "Yang lain masih proses," ujarnya, Kamis (15/5).

Permintaan tambahan frekuensiakan dievaluasi berdasar pertimbangan antara lain kapasitas dan potensi permintaan. Penambahan dikabulkan jika tingkat keterisian penumpang (load factor) pada suatu rute lebih dari 50 persen.

Departemen Perhubungan mengirimkan surat penawaran ke tujuh maskapai untuk pengisian frekuensi penerbangan pada rute-rute yang ditinggalkan Adam Air. Surat tawaran 22 April 2008 itu ditujukan ke Garuda Indonesia, Merpati Nusantara Airlines, Metro Batavia, Lion Air, Wings Abadi, Mandala Airlines, dan Indonesia AirAsia.

Kepala Sub Direktorat Angkutan Udara Domestik Direktorat Angkutan Udara Departemen Perhubungan Hemi Pamurahardjo menambahkan, rute yang dilayani Adam Air sangat potensial karena masuk kategori sangat padat dan padat. Rute sangat padat jika kapasitasnya di atas 1 juta penumpang per tahun, padat dengan kapasitas 250 ribu-1 juta penumpang, kurang padat 100-250 ribu penumpang, dan tidak padat 0-100 ribu penumpang.

HARUN MAHBUB

Dari Arsip Majalah TEMPO
Biar Publik Memutuskan | 03 Januari 2005
OneworldTM, Penyatuan Lima Maskapai Penerbangan Terkemuka di Dunia  | 27 Oktober 1998
Ramai Terbang Tak Pasti Untung | 15 November 2004
Terbang ala Truk, Maskapai Ambruk  | 03 Mei 2004
Bisnis Sepekan | 26 April 2004
Mengharap Garuda Terbang Tinggi  | 19 April 2004
Spacelab, langkah pertama | 10 Desember 1983
Petualangan di antariksa | 17 Desember 1983
Misi Hasyim Untuk Rabuka | 28 November 1987
Dan JAL Jadi Swasta | 05 Desember 1987
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penumpang Mandala Airlines Tertahan 12 jam
Garuda dan Mandala Penuhi Standar Internasional
United Airlines Naikkan Biaya Fuel Surcharge
Karyawan Adam Air Adukan Manajemen ke Menteri Tenaga Kerja
Garuda Lobi Eropa
Gaji Karyawan Adam Air Terrkatung-Katung
Aksi 'Sandera' Pesawat Batavia Air Dikecam
Karyawan Adam Air Menuntut Kepastian
Karyawan Adam Air Unjuk Rasa
Tidak Ada Maskapai Naik Peringkat
> selengkapnya...

Referensi

Terjerembab
Lalai Membalas Surat

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Garuda Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123158 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data