Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Produsen: Target Penjualan Motor Bakal Tercapai
Kamis, 15 Mei 2008 | 00:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Penjualan sepeda motor pada tahun ini diperkirakan akan mencapai target sebesar 5,39 juta unit meski pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Kenaikan harga bahan bakar maksimal 30 persen dinilai kalangan produsen masih realistis. "Perkiraan kami, total pasar sepeda motor pada 2008 5-5,5 juta unit," ujar Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Johannes Loman, Rabu (14/5).

Berdasarkan data yang diperoleh Tempo selama Januari-April tahun ini penjualan sepeda motor mencapai hampir dua juta unit. Jika dibandingkan periode sama tahun lalu, volume penjualan selama empat bulan naik sekitar 40 persen.

Menurut Loman, kendaraan roda dua dianggap sebagai alat transportasi termurah oleh masyarakat. Penjualan juga didorong membaiknya lembaga pembiayaan yang meberikan pembelian secara kredit.

Dia mengatakan, kondisi kenaikan harga bahan bakar tahun ini jauh berbeda pada 2005. Saat itu kenaikan harga bahan bakar mencapai 126 persen dan kondisi lembaga pembiayaan sulit memberikan kredit akibat tingginya suku bunga. Loman mengakui, setiap kenaikan harga bahan bakar akan menurunkan daya beli masyarakat. "Namun, karena sepeda motor merupakan kebutuhan transportasi primer, pasti akan dibeli masyarakat," katanya.

Loman memperkirakan penjualan sepeda motor Honda pada Mei tak akan berbeda dengan bulan sebelumnya. Rata-rata produsen motor tersebut menjual sekitar 250 ribu unit per bulan. Menurut dia, pembeli motor berbeda dengan mobil. "Mobil ada unsur spekulasinya, sedangkan pembeli motor karena karena butuh," ujarnya.

Manajemen Honda, kata Loman, tidak mengubah target penjualan tahun ini yakni 2,4-2,6 juta unit. "Target pangsa pasar Honda tetap 45-50 persen, walaupun yakin 47 persen pun dapat tercapai," tuturnya.

Honda juga belum memutuskan akan mempertahankan atau menaikkan harga jual produk setelah pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak. "Masih dikalkulasi. Tapi kalau harga material terus bertahan, harga jual dapat dikoreksi antara 1-3 persen. Untuk suku cadang (spare part) juga begitu," ucapnya.

Manajer Umum PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Bambang Asmara Budi tidak mengubah target penjualan motor tahun ini. "Target kami tetap 2,4 juta unit atau 41 persen dari total pasar," ujarnya.

Menurut dia, Yamaha tetap optimistis target penjualan akan tercapai karena stok barang pada saat ini masih lebih kecil dibanding permintaan pasar. "Jadi tidak perlu diskon khusus, pasar akan tetap baik," kata Bambang.

RR ARIYANI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Komoditas Dorong Penjualan Sepeda Motor
Perusahaan Motor Jerman Lirik Pasar Indonesia
Penjualan Motor April Bakal Naik
Indonesia Jadi Basis Produksi TVS untuk Asia Tenggara
Polisi Kawal Pemudik Bersepeda Motor
Penjualan Sepeda Motor Akan Tembus 5 Juta Unit
Sepeda Motor Akan Dibatasi

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123093 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data