Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BII Gandeng Citi Sediakan Pelayanan Transaksi Efek
Sabtu, 10 Mei 2008 | 10:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Bank International Indonesia Tbk. (BII) bekerja sama dengan Citi Indonesia dalam penyedian pengamanan dan pelayanan transaksi efek di pasar luar negeri. Dalam kerja sama itu BII menunjuk Citi Global Transaction Services sebagai bank kustodian untuk menyediakan layanan penyimpanan dan penanganan transaksi efek pasar luar negeri.

Melalui penunjukkan tersebut, BII dapat memasuki dan menangani transaksi kustodi di pasar Eropa serta Amerika Serikat. "Yaitu melalui akses langsung ke pusat penyimpanan sekuritas dunia, Euroclear dan Clearstream, yang dimiliki Securities and Fund Services Citi Indonesia," kata Direktur Perbankan Korporasi BII, Dira K. Mochtar, dalam rilisnya, Sabtu (10/5).

Jalinan kemitraan ini memberikan berbagai keuntungan bagi unit usaha kustodian BII, seperti waktu pengiriman instruksi lebih singkat, layanan kas menjadi luas, dan proses transaksi yang lebih efektif. "Kerja sama ini merupakan serangkaian usaha memperluas unit usaha Global Transaction Services serta meningkatkan kapasitas pelayanan nasabah," ujar Dira.

Kepala Citi Global Transaction Services, Anand Pande, menyatakan bahwa Citi memang sebagai satu-satunya bank di Indonesia yang dapat menyediakan akses langsung ke Euroclear dan Clearstream. "Maka dengan dukungan tim lokal yang ahli di bidang sekuritas, kami mampu memperkuat unit usaha kustodi BII," kata Anand.

WAHYUDIN FAHMI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 07 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 07 Pebruari 2005
Dana Murah Anggaran | 24 Januari 2005
Tak Ada Kesempatan Kedua | 24 Januari 2005
Bukti, Bukan Hanya Berita | 24 Januari 2005
Berharap dengan Janji dan Optimisme | 24 Januari 2005
BISNIS SEPEKAN | 08 Desember 1998
Catatan Hitam buat Jamsostek | 03 Januari 2005
Kisruh Aturan Modal Asing  | 24 Mei 1999
Terperosok di Negeri Singa | 13 Desember 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pabrik Coklat Terbesar di Asia Dibangun di Serang
Pelarangan Investasi Menara Asing Merugikan Perekonomian
Operator Butuh Kepastian Investasi Menara Asing
“Perketat Impor Produk Melamin”
LG Investasi US$ 30 juta
Investasi Menara Asing Tak Dilarang
Investor Teluk Tanam US$ 3 Miliar di Indonesia
Aturan Menara Seluler Bersama Dikritik
Pemerintah Sulit Penuhi Permintaan Renault
NTB Lepas Kawasan Wisata Mandalika ke Investor Dubai
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
Realisasi Investasi
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bursa Efek Surabaya

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122820 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data