|
PLN Optimistis Bisa Hemat Rp 5 Triliun Lebih
Rabu, 07 Mei 2008 | 17:39 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung:Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara Fahmi Mochtar optimistis bisa melebihi target penghematan bahan bakar minyak Rp 5 triliun seperti yang dipatok pemerintah.
PLN menghitung, target Rp 5 triliun bisa diperoleh dari penghematan di PLTGU Muara Tawar saja. Caranya antara lain dengan mempercepat digunakannya gas sebesar 200 milion cubic feet (mmcf) ptu untuk menggantikan high speed diesel. Selain itu, PLN juga mentargetkan akan menambah 100 mmcf gas intermittent. “Target Rp 5 triliun ini hanya untuk 2008, sementara tahun depan kami mentargetkan penghematan bisa mencapai Rp 10 triliun,” kata Fahmi di Sumedang, Jawa Barat.
Penghematan juga digenjot dari PLTGU Cilegon. Kapasitas pembangkit ini sebetulnya 740 megawatt, namun yang dihasilkan baru 400 megawatt. Sementara gas yang digunakan 80 mmcf dari 120 mmcf yang dibutuhkan. “Untuk memenuhi kebutuhan ini, kami menjajaki kerjasama dengan PGN dan salah satu anak perusahaan Pemda Banten,” katanya.
Sayangnya, Fahmi belum menghitung potensi penghematan dari PLTGU Cilegon. “Harus dihitung dulu volume per harinya.” Sementara untuk PLTGU Grati dan Tambak Loro, pengalihan high speed diesel ke gas, baru dilakukan pada 2009.
Tentang penghematan nasional seperti yang ditargetkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menurut dia, PLN akan membentuk tim. Tim ini akan mendatangi perusahaan-perusahaan terutama pelanggan besar, untuk sosialisasi teknis penghematan listrik. Mal dan pabrik –pabrik besar termasuk pelanggan yang dibidik,
Sayangnya dia belum bisa menghitung potensi penghematan listrik dari pelanggan kakap ini. “Mungkin Juni atau Juli baru bisa diperkirakan angkanya,” kata dia,
Rana Akbari Fitriawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|