|
Orang Miskin Dapat Bantuan Rp 100 Ribu per Bulan
Kalla: BBM Naik Sekitar 30 Persen
Selasa, 06 Mei 2008 | 16:38 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM bersubsidi dalam waktu dekat besarnya kemungkinan hampir sama atau mendekati dengan kenaikan pada Maret 2005 sebesar 30 persen.
"Pemerintah kita sudah dua kali menaikkan BBM, yang pertama Maret 2005 sebesar 30 persen, Pada Oktober 2005 sebesar 120 persen dan tahun ini munkin naiknya sama dengan yang pertama," kata Kalla di depan para gubernur, bupati dan walikota seluruh Indonesia pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Pada Tahun 2008 di Hotel Bidakara Selasa (6/5).
Pada kenaikan pertama, kata Kalla, kenaikan tersebut langsung disambut demonstrasi selama dua minggu. Namun, yang kedua, meskipun besaran kenaikannya lebih tinggi namun demonya hanya seminggu. "Kenapa, karena ada kompensasinya dan kenaikan nanti kompensasinya jauh lebih besar berupa bantuan langsung tunai," kata Kalla.
Sebesar 50 persen dari dana akibat kenaikan BBM, kata Kalla, akan langsung disalurkan ke masyarakat penghasilan rendah. 50 persen akan masuk ke anggaran pendapatan dan belanja negara untuk mengurangi tekanan terhadap subsidi."Golongan masyarakat bawah akan jauh untung, saya contohkan biasanya sehari Rp 30 ribu untuk beli minyak tanah, dia dapat BLT Rp 100 ribu, jadi untung Rp 70 ribu," kata dia.
Model kenaikan ini, ujar Kalla, dijamin tidak akan menyengsarakan masyarakat berpenghasilan rendah. Kenaikan mengambil porsi orang-orang yang mampu tetapi masih suka membeli BBM bersubsidi. "Ini dari yang mampu ketidakmampu, jadi sistem robinhood, masa naik mercy sama volvo beli bensin murah, bayar mahallah," kata dia.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|