|
| |
|
|
Pesawat Presiden Boleh Terbang ke Eropa
Senin, 05 Mei 2008 | 20:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pihak Komisi Uni Eropa menyatakan akan menerima kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Eropa meski menggunakan pesawat yang dioperasikan maskapai Indonesia. Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia yang digunakan tidak akan dicekal seperti yang diterapkan ke pesawat komersial maskapai Indonesia termasuk Garuda.
Jaminan itu diberikan oleh delegasi Eropa saat menemui Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal untuk membicarakan perkembangan larangan terbang pesawat Indonesia ke Eropa, di kantor Departemen Perhubungan, Senin (5/5) sore.
Delegasi terdiri dari Pejabat Kedutaan Besar Uni Eropa untuk Indonesia Pierre Phillipe, Head of Economic and Trade Section Uni Eropa Andreas Julin, dan Jean Pierre Ambrosini, konsultan penerbangan Eropa yang ditugaskan mengumpulkan data terkait evaluasi larangan terbang.
"Mereka (Eropa) bilang akan menerima presiden dengan pesawat kepresidenan sebagai tamu negara dan diperlakukan secara terhormat," kata Jusman mengutip pernyataan tamu-tamu Eropa itu. Sebelumnya Jusman menanyakan bagaimana sikap Eropa mengenai rencana kunjungan Presiden SBY ke Eropa bulan Juni mendatang.
Seperti diberitakan, evaluasi larangan terbang Eropa untuk maskapai Indonesia baru akan dibahas dalam sidang Uni Eropa bulan Juli 2008. Ambrosini baru akan menyerahkan data yang dikumpulkan sejak bertugas di Indonesia awal Maret lalu pada sidang Juli nanti. Larangan Eropa itu sendiri sudah ditetapkan sejak Juli tahun 2007 dengan dalih keselamatan penerbangan. Larangan terbang juga menimpa sejumlah negara-negara lain.
Harun Mahbub
INDEKS BERITA LAINNYA :
|
|
|
| dibuat oleh Radja:danendro |
| |
| Komentar Anda |
|
-
|
Kirim |
|
-
|
Via SMS |
|
|
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS.
Ketik TIJAWAB [spasi] brk122534 [spasi] komentar dan kirim ke 9333 |
|
|