Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Temukan Harga Rusunami Direkayasa
Senin, 05 Mei 2008 | 19:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Deputi Perumahan Formal Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Zulfi Syarif Koto, mengatakan pihaknya mendapat pengaduan dari masyarakat tentang rekayasa harga rumah susun sederhana milik (rusunami). Dalam rekayasa itu, rusunami dijual Rp 154 juta atau melebihi harga yang ditetapkan pemerintah Rp 144 juta per unit.

Dari pengaduan itu, konsumen diminta pihak pemasaran sejumlah proyek rusunami untuk membayar atau menutup selisih harga sebesar Rp 10 juta. “Modus ini terjadi di beberapa proyek rusunami,” kata dia di Jakarta Senin (5/5). Setelah itu konsumen baru bisa mengajukan kredit pemilikan apartemen (KPA) rusunami Rp 144 juta dan mendapatkan subsidi dari pemerintah.

"Ini melanggar aturan karena menyalahgunakan subsidi," tegas Zulfi. Dari pengaduan itu, konsumen yang memprotes hal ini ke pihak penjual diminta untuk membeli rusunami langsung ke Kementerian Perumahan Rakyat. Namun Zulfi belum bersedia membeberkan proyek rusunami yang melakukan rekayasa harga itu.

Kementerian Perumahan, kata dia, telah mengirim surat kepada asosiasi pengembang dan broker properti agar menertibkan pelanggaran ini dan meminta komitmen mereka untuk mensukseskan program rusunami. Zulfi menduga rekayasa ini sengaja dilakukan pihak pemasaran. Sebab dari hasil penelusuran, pengembang tak mengetahui terjadinya rekayasa harga.


RIEKA RAHADIANA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ada RIA, Ada Risha, Semua untuk Aceh | 14 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 14 Maret 2005
Titik Terang di Seratus Hari | 20 Desember 2004
Kocek Dulu Baru Lokasi  | 20 April 1999
Setelah Mereka Berlayar di Daratan  | 03 November 2003
Bisnis Sepekan | 26 April 2004
Rumah Rp 20 miliar untuk Megawati | 04 Oktober 2004
Kecewa terhadap Pengembang  | 14 Juli 2003
Untuk Dirjen Anggaran  | 02 Juni 2003
Membuang Situ, Mendulang Banjir | 20 September 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menpera Salurakan Dana Stimulasi Kawasan
Harga Rumah Sederhana Naik Jadi Rp 55 Juta
100 Tower Akan Dibangun Hingga 2009
Pemerintah Evaluasi Kenaikan Harga Rumah Sederhana
Lahan Pertanian di Blitar Termakan Real Estate
Pasokan Listrik Untuk RSH Makin Sulit
Presiden Resmikan 100 Ribu Rumah Sederhana Sehat
1.639 Rumah di Depok Tidak Layak Huni
7,5 Persen Rumah Berada di Daerah Rawan Bencana
Lima Warga Tertimbun Rumah Ambruk
> selengkapnya...

Referensi

PENJELASAN KHUSUS SEKTOR PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122529 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data