Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Harga Beras Merambat Naik
Senin, 05 Mei 2008 | 18:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Harga beras diperkirakan bakal naik menyusul penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) dan antisipasi menipisnya stok panen. "Harga beras saat ini cenderung terus naik. Apalagi kalau panen raya sudah habis, Juni nanti pasti harga naik lagi," ujar pedagang beras di Pasar Induk Beras Cipinang Nellys Soekidi kepada Tempo, Senin (5/5).

Saat ini harga beras kualitas medium IR 64-3 di pasar induk tersebut dibanderol Rp 4.500-4.600 per kilogram atau Rp 200-300 lebih tinggi dibanding HPP beras yang sebesar Rp 4.300. Sedangkan di tingkat eceran, Departemen Perdagangan mencatat harga beras rata-rata nasional hari ini Rp 5.326, atau lebih tinggi dibanding akhir bulan lalu yang sebesar Rp 5.259 per kilogram.

Selisih hingga Rp 300 dari HPP tersebut, kata Nellys, sudah merupakan indikasi bahwa harga beras akan terus naik. Alasannya, selisih ideal selama ini berkisar Rp 100-200 dari HPP. "Selain itu juga ada kekhawatiran menipisnya stok akibat volume perdagangan beras antarpulau yang naik terus dan wacana ekspor beras," ujarnya.

April lalu pemerintah menaikkan harga untuk gabah kering panen ditingkat petani naik 10 persen dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.200 per kilogram. Harga gabah kering giling di gudang Bulog naik dari Rp 2.600 menjadi Rp 2.840 per kilogram dan harga beras di gudang Bulog naik dari Rp 4.000 menjadi Rp 4.300 per kilogram atau sekitar 7,5 persen.

Departemen Perdagangan mencatat, volume perdagangan beras antarpulau selama April sebesar 11.944 ton, atau melonjak 30,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 9.134 ton. Jika dibandingkan dengan bulan Maret yang sebesar 3.965 ton, volume perdagangan beras antar pulau selama bulan April ini melonjak 200 persen.

Kepala Pusat Data dan Informasi Pasar Induk Beras Cipinang Suminta mengungkapkan, saat ini masih ada panen yang berlangsung di daerah Karawang Jawa Barat. "Kenaikan harga beras semata-mata karena ada pengumuman HPP baru oleh pemerintah. Itu wajar," katanya.

Sebab, kondisi stok pada awal bulan Mei di pasar induk terbesar di Indonesia itu masih normal yakni 25.851 ton. Stok itu cukup untuk memenuhi kebutuhan DKI Jakarta selama delapan hari. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata stok selama April sebesar 26.479 ton ataupun selama Mei tahun lalu sebesar 30.878 ton, kondisi stok Mei ini lebih rendah.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Ardiansyah Parman menilai kenaikan harga beras saat ini masih normal. "Harga di eceran masih bagus," katanya. Dia menyatakan ada kemungkinan revisi patokan harga untuk stabilisasi harga beras oleh pemerintah yang selama ini di level Rp 4.750-6.000 per kilogram.

RR ARIYANI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Akan Ada Raja Beras Baru?  | 27 Oktober 1998
Bisnis Sepekan | 08 November 2004
Badan Urusan (Logistik) Pesawat  | 29 Juni 2003
Penjelasan Bulog  | 29 Juni 2003
Barter: Bisa Untung, Bisa Rugi  | 23 Juni 2003
Akibat Pesawat Ditukar Beras…  | 23 Juni 2003
Bisnis Sepekan | 26 Januari 2004
Intaian di Balik Tata Niaga  | 19 Januari 2004
Politik Beras  | 26 Mei 2003
Bupati Sampang Bebas  | 12 Januari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lee Kwan Yew: Asia Bisa Bertahan dari Krisis Harga Beras
Rata-Rata Harga Gabah Petani di Bawah HPP
Indonesia Belum Mampu Jadi Eksportir Beras
Sulsel Targetkan Surplus Beras 2 Juta Ton
Kalla Minta Petani Menerima HPP Pemerintah
Indonesia Ekspor Beras Jika Produksi di Atas 3 Juta Ton
Sulawesi Selatan Ajukan Izin Ekspor Beras
Harga Beras di Jambi Naik
Bank Dunia: Pembatasan Ekspor Beras Thailand Akan Perburuk Krisis Pangan Global
Pedagang Ancang-Ancang Naikkan Harga Beras
> selengkapnya...

Referensi

Skandal Bulog
PP RI No.69 Thn.1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan
Inpres RI No. 8 Tahun 2000 Tentang Penetapan Harga Dasar Gabah Serta Harga Pembelian Gabah dan Beras
PP RI No.68 Thn 2002 Tentang Ketahanan Pangan
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122524 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data