Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Petani Belum Nikmati Kenaikan Harga Beras
Selasa, 01 April 2008 | 19:21 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Masyarakat Agrikultur Indonesia, Iskandar Andi Nuhung, mengatakan pemerintah harus menaikkan harga beli gabah kering panen (GKP) di tingkat petani, karena tingginya harga beras di pasar internasional. “Kenaikan ini seharusnya juga dinikmati petani, bukan hanya pedagang,” ujarnya Selasa (1/3).

Sesuai Peraturan Pemerintah No.3/2007, harga pembelian pemerintah di tingkat petani untuk GKP adalah Rp 1.700 per kilogram (kg) dengan harga gabah kering giling sebesar Rp 2000 per kg. Harga ini, kata Iskandar, tidak sesuai dengan kenaikan harga beras di tingkat dunia. Sehingga petani tidak bisa menikmati keuntungan dari kenaikan tersebut.

ARTI EKAWATI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Malang Tingkatkan Produksi Benih
Bulog Yogyakarta Baru Bisa Beli 25 Ton Gabah
Petani Malang Terpaksa Jual Gabah ke Tengkulak
Harga Gabah Baru Rugikan Petani
Harga Gabah Baru Kecewakan Petani
Harga Gabah Petani Turun Saat Panen Raya
Jawa Tengah Siapkan Rp 110 Miliar untuk Gabah Petani
Pemerintah Didesak Naikkan Harga Pembelian Gabah
Harga Gabah di Madiun Anjlok
Pemerintah Akan Ubah Standar Pembelian Gabah Petani
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120203 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data