Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tomi Winata Meraup Keuntungan Dari Kunjungan Presiden ke Cina
Sabtu, 30 Juli 2005 | 04:36 WIB

TEMPO Interaktif, Beijing:Bos Artha Graha Group, Tomi Winata mendapat proyek dari hasil kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Cina. Menurut Ketua Kadin MS Hidayat, Tomi kemarin meneken kerja sama pengembangan kawasan industri Cina di Karawang Jawa Barat. "Tomi punya jaringan yang kuat di Guang Zhou," kata MS Hidayat.

Dalam proyek yang didapat Tomi Winata itu, tahap pertama adalah lahan seluas 450 hektare sudah tersedia dan biaya diperkirakan US $ 70 juta. Penandatanganan diteken dalam Forum Bisnis Indonesia Cina hari ini, Jumat (29/7) di China World Hotel Beijing.

Adapun proyek-proyek investasi yang lain yang sudah ditandatangani di luar proyek Tomi adalah PLTU di Muara Enim Sumatera Selatan senilai US$2,1 milyar. Produksi listriknya 4 kali 600 megawatt. Pendanaan investasi didukung oleh China Exim Bank dan China Development Bank tanpa memerlukan garansi dari pemerintah Indonesia. "Ini kelebihan Cina dari Jepang dan negara lain yang masih memerlukan garansi dari pemerintah dalam menentukan skema pembiayaan proyek,"kata Hidayat.

Proyek kedua, sistem transporstasi dan ekspor batu bara di Sumatera Selatan. Nilai transaksi US$ 10,1 milyar yang terdiri dari US$ 500 juta untuk pembangunan sistem transportasi dan sekitar US$ 9,6 milyar ekspor batu bara. Pendaanan investasi oleh China Development Bank juga tanpa garansi dari pemerintah Indonesia.

Lalu Proyek PLTU Tanjung Jati A Jawa Tengah dengan produksi listrik 2 kali 660 megawatt dengan pelaksana Bakrie Power dan Cengda Engineering China, pendanaan dari Bank of China. Proyek berikut, kerja sama pembangunan kilang minyak antara Pertamina dan Cnoopec di Tuban Jawa Timur.

Proyek lain pembangunan jalan kereta api Tanjung Enim - Tarahan di Sumatera, nilai proyek US$ 650 - 750 juta. Pendanaan oleh Industrial Commercial Bank of China dengan kontraktor China Railways Enggineering Corporation.

Proyek terakhir, PLTU di Batu Raja Sumatera Selatan berkekuatan 2 kali 100 megawatt dengan nilai proyek US$ 150 juta.

Menurut salah seorang peserta bisnis forum yang tidak mau disebut namamnya, dalam proyek sistem transportasi dan ekspor batubara di Sumatera Selatan, Tomi juga punya andil. Pengusaha ini yang mengepul batubara untuk diekspor ke Cina.

Selain Tomi, sejumlah pengusaha yang hadir dalam bisnis forum itu, antara lain; Sofyan Wanandi, Tong Joe. Menurut Hidayat adalah 290 pengusaha dari Indonesia. Sedangkan peserta forum bisnis RI - CIna adalah 600 orang.

Kepada wartawan tadi malam, Presiden Yudhoyono menyatakan, kerja sama yang dibuat dengan Cina ini diharapkan tidak hanya sekedar perjanjian tertulis tapi akan segera diimplementasikan. Langkah ini juga untuk mendorong target nilai dagang kedua negara sebesar US$ 30 miliar, berbeda dengan saat ini, hanya US$13 miliar.

Tonthowi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kesal Narkoba | 11 April 2005
Sebutir Apel kepada Michael | 14 Maret 2005
Bonneville Menunggu Si Bungsu | 14 Maret 2005
Helene, Kasih Sepanjang Jalan | 14 Maret 2005
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penyalaan lambu mobil yang melintas di sebagian jalan Jakarta selama 30 menit pada pukul 16.30-18.00, hari Selasa sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye anti narkoba, Jakarta, 26 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Amatoel Rayyani; Digital Image; 20010701]. Seorang ibu pegawai Pemda DKI Jakarta membagikan stiker dan selebaran anti narkoba kepada pengendara mobil  dalam rangka kampanye anti-narkoba di Bundaran HI, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2001. [KORAN TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20010701].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Yudhoyono Cuma Ingin Naik 5 Persen
Pengusaha RI-Cina Tandatangani Kerja Sama Proyek Energi dan Perkebunan
Hasil Tes Urine : Vicky Negatif, Ria Positif
Presiden Terima Para Pengusaha Cina
Positif Mengkonsumsi Narkotika, 221 Wajib Lapor Polisi
Pengakuan Vicky Burki : Aku dan Ria Diangkut Truk Polisi
Presiden Cina Pahami Penundaan Kunjungan Yudhoyono
Kapolda Metrojaya : Ria Irawan, Tersangka Narkoba
Ria Irawan: Saya Hanya Minum champagne dan Vodka
Yudhoyono Buka Kotak Pos Pungli
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kronologis Eksekusi Ayodya
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika
PP RI No.1 Thn.1980 Tentang Ketentuan Penanaman Papaver, Koka, Dan Ganja
Kepres RI No. 79 Thn.2003 Tentang Pembangunan Jembatan Surabaya - Madura
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Badan Intelijen Negara
Badan Narkotika Nasional
Informasi Narkoba
Situs Anti-Narkoba Polda Metro Jaya
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [17]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk64612 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap
Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar
Purwakarta Tunda Proyek Rp 26 Miliar

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data