|
Multimas Bantah Minyak Goreng Sania Mengandung Rhodamin B
Jum'at, 29 Juli 2005 | 19:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Multimas Nabati Asahan, produsen minyak goreng Sania, membantah produknya mengandung zat pewarna Rhodamin B. Menurut kuasa hukum Multimas, Luhut B.Pangaribuan, sehubungan dengan ditemukannya kabar yang tidak sesuai dengan fakta. "Berdasarkan uji labolatorium, minyak goreng Sania negatif mengandung zat pewarna Rhodamin B,"katanya.
Menurut Luhut, perihal Sania bebas pengawet telah diumumkan secara besar-besaran pada Senin lalu (25/7). "Tetapi dua hari terakhir pemberitaan bahwa Sania mengandung Rhodamin B yang dinilai tidak benar tersebut muncul lagi,"ujarnya. Pemberitaan tersebut antara lain menyebutkan bahwa Badan POM RI telah melakukan konferensi pers sehubungan dengan penarikan produk minyak goreng Sania dari pasaran.
Terkait dengan hal tersebut General Manajer Multimas, Thomas Tony, membantahan. "Produk kami berupa minyak goreng Sania tidak pernah ditarik dari pasaran mana pun di Indonesia,"ujar Thomas. Ia telah mengidentifikasi pihak-pihak lain yang kemungkinan menyebabkan pemberitaan yang tidak benar tersebut.
Sejak diluncurkan 5 tahun yang lalu, penjualan Sania meningkat, bahkan merambah pasar ekspor. "Setiap tahun pertumbuhannya mencapai 40 persen,"ujar Thomas. Permasalahan pertama kali muncul di tingkat distributor pada tanggal 13 Juli yang lalu. Kemudian, pada tanggal 25 Juli, pihaknya telah mengumumkan isu yang beredar tentang kandungan Rhodamin B tersebut tidak benar.
Perihal kerugian yang diderita, menurut Thomas, pastinya ada karena dari segi konsumen pihaknya mendapat banyak pertanyaan. "Ini menyangkut kepercayaan konsumen terhadap produk kami,"ujarnya. Namun kerugian secara materiil menurut dia belum dihitung.
Riska S Handayani
INDEKS BERITA LAINNYA :
|