|
"Kenaikan Harga BBM untuk Pangkas Ekonomi Mahal"
Jum'at, 29 Juli 2005 | 17:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Perindustrian Andung A Nitimihardja menjelaskan, kenaikan harga bahan bakar untuk industri ditujukan untuk menghilangkan biaya ekonomi tinggi bagi pengusaha.
"Pungutan liar di jalan atau pelabuhan bisa berkurang," kata Andung kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/7).
Andung mengakui kenaikan harga minyak akan menambah ongkos operasional perusahaan. Apalagi jika nanti ditambah dengankenaikan harga listrik saat beban puncak. Andung meminta, perusahaan efesien memakai bahan bakar dan listrik agar tetap bisa bersaing.
Untuk itu, menghentikan pemberian pungutan liar, kata Andung, akan dengan sendirinya dilakukan oleh industri. Kenaikan ongkos operasional, kata dia, akan memaksa industri berhemat. "Kenaikan harga bisa jadi kompensasi bagi ekonomi biaya tinggi," kata dia.
PT Pertamina (Persero) sudah menaikan harga bahan bakar khusus industri pertambangan, batubara dan minyak. Penyesuaian harga pasar ini juga akan diberlakukan bagi seluruh jenis industri.
Sutarto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|