|
Pengusaha RI-Cina Tandatangani Kerja Sama Proyek Energi dan Perkebunan
Jum'at, 29 Juli 2005 | 13:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengusaha RI-Cina menandatangani kerja sama investasi di tujuh proyek energi dan perkebunan. Pendatanganan proyek tersebut disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri yang turut serta dalam kunjungan ke Cina.
“Total nilai proyek tersebut mencapai AS$ 7,5 juta,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) M.S Hidayat, di China World Hotel, Beijing, Jumat (29/7).
Ketujuh proyek itu adalah pembangkit listrik Tanjung Jati dan Lampung, jalur kereta api dari Bukit Asam ke Lampung, jalur kereta api Kroya-Cirebon, dan perkebunan kelapa sawit.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Cina Zheng Yepen dalam sambutannya mengatakan, pemerintah Cina mendorong perusahaan di negeri itu untuk melakukan investasi di luar negeri, termasuk di Indonesia. “Kami ingin kerja sama diperluas,” katanya.
Sedangkan Presiden Yudhoyono menyatakan keyakinannya bahwa pada 2010 nilai perdagangan R-Cina akan meningkat menjadi AS$ 30 miliar dari AS$ 13 miliar sekarang ini.
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|