Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kinerja Dirgantara Indonesia Terganggu
Kamis, 28 Juli 2005 | 18:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kinerja PT Dirgantara Indonesia terganggu setelah Edwin Sudarmo, direktur utamanya, tak lagi aktif memimpin perusahaan produsen pesawat terbang itu.

Menurut Direktur Operasional dan Produksi PT Dirgantara Indonesia Budi, pihak perusahaan asing yang bekerjasama dengan Dirgantara Indonesia selalu mempertanyakan kasus yang menimpa Dirgantara Indonesia itu. Namun, tambah Budi, hal tersebut tidak sampai membatalkan kontrak yang akan diterima Dirgantara Indonesia. "Karena pada setiap kontrak mereka selalu melakukan audit," kata Budi di Jakarta, Kamis (28/7).

Secara internal, karyawan Dirgantara Indonesia juga mengetahui persoalan yang melilit perusahaannya. Pemberitaan yang gencar seputar Dirgantara Indonesia juga membuat karyawan selalu bertanya-tanya. "Itu mengganggu kerja mereka," kata dia.

Budi sendiri optimistis masa depan Dirgantara akan membaik. "Sejauh ada komitmen dari pemerintah untuk membantu Dirgantara," kata dia. Menurut Budi, sudah seharusnya permasalahan di Dirgantara tidak hanya menjadi komitmen dari manajemen tetapi juga negara.

Sekretaris Perusahaan Dirgantara Indonesia Mochtar Sharief menambahkan bahwa pihak Dirgantara Indonesia akan meminta fatwa dari Mahkamah Agung seputar masalah hukum yang melilitnya. "Rencananya besok kami akan ke Mahkamah" kata dia.

Menurut Sharief, persoalan di Dirgantara Indonesia sangat membingungkan. Pasalnya, proses gugatan karyawan terhadap putusan Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan Pusat masih pada tahap kasasi di Mahkamah Agung. Sementara Pengadilan Negeri Bandung telah menjatuhkan hukuman dua bulan bagi Dirut Edwin SUdarmo karena tidak menjalankan putusan P4P.

Sharief menambahkan Edwin hingga saat ini masih menjalankan tugasnya sebagai direktur utama. "Kita masih tetap kontak. Beliau masih memberikan instruksi-instruksi," tambahnya. Namun Sharief mengaku tidak mengetahui keberadaan Edwin saat ini.

Nasib Edwin Sudarmo sebagai direktur utama hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Menteri Negara BUMN Sugiharto. Beberapa waktu lalu, Sugiharto sudah berkonsultasi dengan Jaksa Agung seputar kasus ini. Namun belum diketahui hasilnya.

Angelus Tito Sianipar


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Akan Tata Ulang Industri Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data