|
Indonesia Berpeluang Jadi Tujuan Realokasi Tekstil Cina
Kamis, 28 Juli 2005 | 17:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia dinilai berpeluang menjadi tujuan realokasi tekstil Cina, disamping Bangladesh. “Ini menyusul perpanjangan penerapan kuota ekspor tekstil Cina oleh Amerika,” ujar Managing Director Textile Intelligence, Robin Anson, dalam seminar Textile Market Intelligence, di Jakarta, Kamis (28/7).
Menurutnya, pasca perpanjangan kuota ekspor oleh Amerika hingga 2008, Cina mengalami kelebihan kapasitas tekstil dalam negeri. Pilihannya, kata dia, negara tersebut akan merealokasi tekstilnya pada negara lain untuk diolah menjadi garmen. “Indonesia menjadi pilihan bila dilihat dari biaya buruh yang kompetitif,” ujarnya lagi.
Namun, kata Robin, terdapat beberapa hal yang harus dibenahi untuk dapat menarik minat Cina ke Indonesia. Jaminan keamanan dan stabilitas politik menjadi salah satu syaratnya. Disamping itu, “Indonesia harus memperhatikan harga BBM dan listrik yang terus naik,” katanya lagi.
Rinaldi Dorasman Goeltom
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|