Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Suku Bunga Penjaminan Dolar 2,75 Persen Tidak Kompetitif
Kamis, 28 Juli 2005 | 15:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Suku bunga penjaminan dolar sebesar 2,75 persen dinilai beberapa ekonom tidak kompetitif untuk menarik minat para investor untuk menaruh devisa hasil ekspornya di dalam negeri. "Minimal bunga penjaminan dolar harus lebih tinggi dari bank-bank luar negeri,"ujar ekonom INDEF Iman Sugema, Kamis (28/7) di Jakarta.

Menurut Iman, kenaikkan suku bunga penjaminan dolar harus dilakukan secara hati-hati dan telah memperhatikan tingkat risiko. Karena, selain kenaikan suku bunga penjaminan belum tentu bisa memastikan devisa hasil ekspor masuk ke dalam negeri, juga tingginya suku bunga penjaminan dolar harus disiapkan menghadapi ekonomi negara kolaps sewaktu-waktu.

Senada dengan Iman, Ketua Foreign Exchange Club Pardi Kendy menilai kenaikan suku bunga penjaminan dolar yang akhir-akhir ini dilakukan BI telah meminimalkan perbedaan pendapatan bunga dalam dan luar negeri agar tidak terlalu timpang.

Berapa suku bunga penjaminan dolar yang ideal? "Suku bunga ideal tidak ada. Yang namanya ideal adalah suku bunga dimana-mana sama. Jadi orang tidak lagi punya pilihan. Kalau mau begitu (ideal), (suku bunga penjaminan di Indonesia) minimal harus sama dengan suku bunga di luar negeri, misalnya 3 persen,"katanya.

Iman menilai kewajiban repatriasi dolar ke bank dalam negeri kepada BUMN masih memungkinkan perubahan, misalnya dengan mengikutkan sektor swasta untuk melakukan hal yang sama. "Namun kewajiban sektor swasta untuk melakukan repatriasi dolar jangan sampai melanggar UU tentang Sistem Devisa Bebas. Dan swasta dapat terus dihimbau ataupun diwajibkan merepatriasi dolarnya selama beberapa waktu, misalnya selama tiga bulan,"ujarnya.

Rr. Ariyani

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 07 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 07 Pebruari 2005
Dana Murah Anggaran | 24 Januari 2005
Tak Ada Kesempatan Kedua | 24 Januari 2005
Bukti, Bukan Hanya Berita | 24 Januari 2005
Berharap dengan Janji dan Optimisme | 24 Januari 2005
BISNIS SEPEKAN | 08 Desember 1998
Catatan Hitam buat Jamsostek | 03 Januari 2005
Tergantung Siapa Kokinya  | 13 Oktober 1998
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629]. Suasana kerja di pabrik elektronik PT Matsushita Kotobuki Electronics Industries Indonesia di Cikarang, Bekasi, 13 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K2A/006/2001; 20010629].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Melawat ke Cina
Presiden ke Cina Cari Investasi untuk Indonesia
Sejumlah Kebijakan Baru Buat Menarik Investor ke Batam
Kenaikan Harga Listrik Memukul Industri Tekstil
Diusulkan Tax Holiday Bagi Investor Pabrik Gula di Papua
Izin Investasi BKPM Paling Lama 10 Hari
Pemerintah Beri Insentif Fiskal Untuk Investasi
Pemerintah Mempercepat RUU Penanaman Modal
Cadangan Devisa Cukup untuk 4 Bulan Impor
Mari E.Pangestu : Direct Investment Buat Stabilkan Rupiah
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

Moody's Investors Service
Standard & Poor's
Departemen Keuangan
Bank Indonesia
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

DPRD Cirebon Minta Kamar Hotel dan Mobil Baru
Festival Industri Kreatif 2008 Dibuka Hari ini di Bandung
Eksekusi Mati Sumiarsih Sesuai dengan Prosedur
Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal
Polisi Sisir Kamar Mayat RSU Soetomo

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data