Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sensus Keluarga Miskin Selesai Oktober
Rabu, 27 Juli 2005 | 13:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Badan Pusat Statistik Choiril Maksum mengatakan sensus keluarga miskin diperkirakan selesai Oktober nanti.

Meskipun masih data sementara, kata Choiril, hasil sensus itu bisa dipakai sebagai acuan untuk mengubah pola subsidi. "Data direktori keluarga miskin saja sudah cukup, kalau cuma mengubah pola subsidi," kata dia di Jakarta, Rabu (27/7).

BPS baru menerima dana Rp 50 miliar dari alokasi Rp 252 miliar. Dana awal ini, kata Choiril, baru cukup untuk pelatihan petugas sensus di daerah-daerah. Karena itu, asumsi Oktober bisa mulus jika seluruh dana bisa cair segera bulan depan. Hasil sensus lengkap baru bisa diluncurkan pada Desember 2005.

Data sensus ini penting karena akan dipakai pemerintah untuk menentukan berapa besar subsidi yang akan diberikan langsung kepada keluarga miskin akibat dicabutnya subsidi bahan bakar minyak mulai tahun ini.

Pemerintah menilai subsidi langsung lebih tepat ketimbang subsidi bahan bakar yang selama ini dipakai. Sebab, skema subsidi ini lebih banyak dinikmati orang kaya di perkotaan ketimbang keluarga miskin seperti tujuannya.

Suryani Ika Sari

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
Berbelok di Tikungan Akhir | 28 Maret 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Kaum Miskin Ketinggalan | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Bak Kembali ke Perut Bumi | 14 Maret 2005
Tergagap di Tingkat Lokal | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perubahan Pola Subsidi BBM Diakui Susah
Subsidi BBM Akan Dikurangi
Dana Bagi si Miskin Tiga Minggu Lagi , Datang Lewat Pos
Subsidi Diganti Uang Baru Bisa Dilaksanakan Tahun 2006
Radio Boleh Siaran Penuh
Ekonom : Kenaikan Harga BBM Pilihan Akhir
Pemerintah Bilang Sekolah Gratis, Kenyataan Lain di Lapangan
Menteri: Pola Subsidi BBM Memberatkan Fiskal
Persatuan Insinyur Minta Subsidi BBM Diturunkan
Menteri: Upaya Ekstra Untuk Menutup Subsidi BBM
> selengkapnya...


Website

PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data