Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Perubahan Pola Subsidi BBM Diakui Susah
Rabu, 27 Juli 2005 | 12:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Sri Mulyani Indrawati mengakui mengubah pola subsidi bahan bakar minyak ke subsidi langsung tidak mudah.

"Ada kemungkinan bocor, kualitas birokrasi yang lemah, belum lagi pelaksanaan di lapangan. Kami masih memikirkan," kata Sri di Jakarta, Rabu (27/7).

Perubahan pola subsidi itu, kata Sri, kemungkinan akan dilakukan sebelum akhir tahun ini jika data survei Badan Pusat Statistik sudah ada. BPS kini sedang mempersiapkan pendataan jumlah keluarga miskin yang akan mendapat subsidi langsung itu.

Sri menegaskan perubahan pola itu tak akan mengubah skema dana kompensasi bahan bakar tahun ini. Sebab, kata dia, dana kompensasi akibat kenaikan harga minyak Maret lalu sudah disetujui DPR. Departemen Pendidikan bahkan sudah akan menyalurkan sekitar Rp 6,7 triliun dana kompensasi untuk 40 juta siswa dengan cara dikirim lewat pos.

Sri Mulyani mengakui pola subsidi langsung kemungkinan akan membuat harga bahan bakar kembali naik. "Kami sedang mempersiapkan, hasil kesimpulannya yang akan menentukan apakah naik atau tidak," kata dia.

Suryani Ika Sari

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
Berbelok di Tikungan Akhir | 28 Maret 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Kaum Miskin Ketinggalan | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Bak Kembali ke Perut Bumi | 14 Maret 2005
Tergagap di Tingkat Lokal | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Subsidi BBM Akan Dikurangi
Dana Bagi si Miskin Tiga Minggu Lagi , Datang Lewat Pos
Subsidi Diganti Uang Baru Bisa Dilaksanakan Tahun 2006
Radio Boleh Siaran Penuh
Ekonom : Kenaikan Harga BBM Pilihan Akhir
Pemerintah Bilang Sekolah Gratis, Kenyataan Lain di Lapangan
Menteri: Pola Subsidi BBM Memberatkan Fiskal
Persatuan Insinyur Minta Subsidi BBM Diturunkan
Menteri: Upaya Ekstra Untuk Menutup Subsidi BBM
Defisit Akibat Subsidi BBM Rp 39,8 Triliun
> selengkapnya...


Website

PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pastika Cuma Mengantar Keluarga
Isu Teroris Diduga Karena Persaingan Bisnis Wisata
Tujuh Anggota LPSK Diputuskan Lewat Voting
Buruh Khawatirkan Nasib Jam Lembur
Bupati Pasuruan Dilantik Pagi Ini

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data