Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Arkeolog: Candi Kethek Pernah Direkonstruksi Pada 1928
Rabu, 27 Juli 2005 | 06:33 WIB

TEMPO Interaktif, Solo:Candi Kethek yang diklaim Pemerintah Kabupaten Karanganyar merupakan candi baru, ternyata sudah lama diketahui oleh para ahli arkeologi. Setidaknya menurut catatan sejarahwan kuno asal Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Suharyana, candi tersebut sudah pernah dicoba untuk direkonstruksi pada 1928.

Berdasarkan hasil penelitian tim arkeolog dari Belanda pada 1842, di kawasan lereng Gunung Lawu terdapat sejumlah candi, seperti Sukuh, Ceto dan Planggatan serta beberapa candi lain yang belum sempat dinamai.

“Hasil penelitian dan penemuan tim tersebut dapat dicek di Museum Leiden, Belanda yang menyebutkan mereka mencatatkan penemuannya pada tahun 1842," ujar
Suharyana saat ditemui di kantornya, Selasa (26/7).

Ia juga menunjukkan sebuah buku penelitian dari Tim Arkeologi Universitas Gajah Mada (UGM) pada 1975. Dalam buku penelitian itu tertulis, tiga arkeolog Belanda yaitu Verbeek, Van Der Vlis dan Hoepermans melakukan penelitian dan penggalian di kawasan punggung Gunung Lawu.

Suharyana menduga keberadaan Candi Ketek ‘menghilang’ ketika pemerintah, melalui asisten khusus Presiden Soeharto, Soedjono Hoemardani memugarnya pada 1982. Imron Rosyid


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Candi Baru Ditemukan di Lereng Gunung Lawu


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kovalainen tercepat
Tersangka Teroris Asal Singapura Tak Bisa Dideportasi
Todung Mulya Lubis Pesta Ulang Tahun Ke-59
Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data