|
Presiden ke Cina Cari Investasi untuk Indonesia
Rabu, 27 Juli 2005 | 04:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah berencana menjajaki pembentukan forum kerjasama dengan Republik Rakyat Cina untuk meningkatkan investasi negeri tersebut di Indonesia. Pembentukan Forum itu merupakan salah satu butir pembicaraan yang akan dilakukan dalam lawatan Presiden ke Cina. "Cina memiliki posisi penting untuk investasi di Indonesia,"ujar Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, di Jakarta.
Disamping itu, menurut Mari, adanya investasi baru akan dapat memicu peningkatan dalam perdagangan. Menteri Perdagangan dijadwalkan turut bersama Presiden ke Cina hari ini, Rabu (27/7). Menurutnya, terdapat beberapa hal yang akan menjadi pokok pembicaraan antar pemerintah kedua negara dalam lawatan tersebut. "Dari segi ekonomi, fokusnya peningkatan perdagangan dan investasi kedua negara,"katanya.
Diantara yang menjadi pokok pembicaraan tersebut, kelangsungan kerjasama investasi proyek-proyek sumber daya alam oleh Cina di Indonesia dengan pola pertukaran dengan gas. Dengan perjanjian ini, disepakati devisa yang didapat Cina dari investasi tersebut akan diinvestasikan kembali pada sektor lain. Dengan pola kesepakatan ini, devisa yang dihasilkan Cina dari investasinya tidak akan keluar dari Indonesia.
Dalam lawatan nanti, pembicaraan juga akan dilakukan terkait kelanjutan janji pemerintah Cina untuk memberikan pinjaman lunak sebesar US$ 200juta dalam sektor prasarana pada April lalu. Dalam perjanjian itu, pemerintah Cina menyatakan kesediaan untuk memberi pinjaman selama kurun 15 tahun dengan suku bunga 3 persen. "Akan diumumkan dalam kunjungan nanti. Merupakan tindak lanjut yang cepat bila melihat jangka waktunya," kata Menteri Mari.
Rinaldi Dorasman Gultom
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|