Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bapepam Belum Putuskan Kasus Sari Husada
Senin, 25 Juli 2005 | 19:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski pemeriksaan kasus dugaan perdagangan saham yang melibatkan orang dalam (insider trading) di PT Sari Husada Tbk sudah rampung, Badan Pengawas Pasar Modal belum memutuskannya.

Ketua Bapepam Darmin Nasution belum memastikan apakah kasus penjualan lima persen saham ke karyawan lalu dibeli kembali oleh perusahaan dalam waktu hampir bersamaan itu sebagai kasus insider trading. "Saya mesti cek dulu," kata Darmin ketika ditanya Tempo di Jakarta, Senin (25/7).

Belum selesai kasus ini, timbul kejanggalan baru. Pekan lalu, pemegang saham distributor susu bubuk SGM ini, Royal Numico B.V berencana membeli saham milik Wakil Komisaris Sari Husada Johnny Widjaja yang telah mengundurkan diri. Pembelian ini diumumkan ke pers pada Rabu pekan lalu.

Juru bicara Numico, Michiel Quarles van Ufford mengaku telah mendiskusikan pembelian saham itu dengan Jhonny sendiri. "Kami sudah mendiskusikannya dengan Johnny Widjaja Selasa pekan lalu," kata dia kepada Tempo lewat telpon, Senin (25/7).

Pembicaraan itu menunjukan Johnny sudah tahu rencana pembelian saham itu sehari sebelum pengumuman. Namun, dalam suratnya ke Bursa Efek Jakarta, Direktur Utama Sari Husada Budi Satria Isman menyebutkan Johnny telah membeli 95 lot saham (47.500 lembar dengan harga per lembar Rp 1.990) pada 19 Juli atau sehari sebelum pengumuman.

Darmin belum berani menyebut aksi Jhonny itu sebagai insider trading. "Itu terlalu teknis," katanya.

Kasus pembelian saham Sari Husada ini kini tengah dikaji Biro Perundang-undangan dan Bantuan Hukum Bapepam setelah rampung dari Biro Pemeriksaan dan Penyidikan. "Ini untuk cek dan ricek," jelas Darmin.

Biro Bantuan Hukum hasilnya ke Ketua Bapepam lengkap dengan sanksi hukumnya. Darmin berjanji akan mengumumkannya ke publik setelah semua rampung pekan depan.

Fanny Febiana

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Cuci Uang di Balik Spekulasi | 14 Maret 2005
Jantung yang Tertinggal | 28 Pebruari 2005
Teruk Tersodok Piutang Seret | 14 Pebruari 2005
Mengincar Demam Januari  | 15 Desember 1998
Busang, Kroni Soeharto, dan Skandal Abad Ini  | 01 Desember 1998
Aksi Borong, Siapa Sokong?  | 01 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 03 Januari 2005
Trik Menikmati Roller Coaster Bursa  | 10 November 1998
Belanja Bank di Tengah Krisis  | 31 Mei 1999
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010729-004 Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jakarta, 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].
Bursa Efek Jakarta
BEJ
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kasus Sari Husada Sudah Tahap Finalisasi
"Bursa Perlu Segmentasi Produk"
Pasar Saham Bakal Kembali Dilirik
Arpeni Catatkan Saham di BEJ
Sedang Digodog Insentif Pajak
Indomobil Beli Lagi Saham Nissan
Transaksi Repo Dimulai Hari Ini
Multistrada Mulai Listing Hari Ini
Peresmian Sistem Perdagangan Alternatif Ditunda
Suku Bunga SBI Tetap 8 Persen
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Korban Minuman Keras Masih dirawat, Tiga lainnya Tewas
Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik
Langit Jakarta Cerah Berawan
Lalu Lintas Jalan Protokol dan Tol di Jakarta Lancar
Lukman Edy Pesimistis Islah dengan Gus Dur Terwujud

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data