Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Hungaria Tawarkan Pinjaman Lunak
Senin, 25 Juli 2005 | 17:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Hungaria menawarkan pinjaman lunak kepada Indonesia senilai raturan juta dolar Amerika Serikat. Pinjaman ini akan ditanamkan sebagai investasi di bidang energi, infrastruktur dan teknologi informasi.

Tawaran ini disampaikan Perdana Menteri Hungaria Ferenc Gyurcsany dalam jumpa pers bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai keduanya melakukan pertemuan bilateral di Istana Negara, Senin (25/7). Pembicaraan memfokuskan pada kerjasama di bidang ekonomi.

Gyurcsany tak menyebut berapa pinjaman yang ditawarkan pemerintahnya. Ia hanya mengakui Indonesia merupakan negera yang penting untuk memasarkan produk-produk Hungaria. Sejauh ini volume ekspor Indonesia jauh lebih tinggi dibanding impor barang dari Hungaria.

Pada 2004, menurut Menteri Perdagangan Mari Pengaestu, volume ekspor Indonesia mencapai US$ 96 juta. Sementara impor Hungaria hanya US$ 12 juta. "Kami akan tingkatkan ekspor ke Indonesia," kata Gyurcsany.

Gyurcsany berharap Indonesia mau membeli gandum Hungaria. Negari Eropa Timur itu juga menawarkan peralatan militer dan teknologi informasi, infrastruktur. "Kami tawarkan kerjasama membuat pabrik bus," kata dia usai menyaksikan penandatanganan kerjasama tersebut.

Presiden Yudhoyono berharap turis Hungaria meningkat setelah diterapkannya visa kunjungan bagi wisatawan asal negara itu.

Di bidang infrastruktur Hungaria menawarkan pinjaman untuk membangun pembangkit listrik, rel kereta api ke pelabuhan Tanjung Api-api sepanjang 180 kilometer dan jalan Palembang-Tanjung Api-api sepanjang 70 kilometer di Sumatera Selatan. Investasinya diperkirakan menelan biaya US$ 4 miliar.

Dimas Adityo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Gambia Belajar Soal Jagung di Gorontalo
Indonesia-Gambia Perluas Kerja Sama Bilateral


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data