|
PIM Berpeluang Dapatkan Gas Dari Qatar
Senin, 25 Juli 2005 | 06:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) berpeluang mendapatkan pasokan gas dari Qatar. Menurut Hidayat Nyakman, Direktur Utama PIM, dua perusahaan di Qatar mempunyai pasokan gas yang bisa dibeli oleh PIM untuk operasi PIM II selama 2 tahun atau setara 12 kargo gas.
“Di Qatar ada dua perusahaan yaitu Ras Gas dan Qatar Gas, mereka bilang peluangnya ada,” kata dia saat pembukaan Pelatihan Peternakan Ayam untuk Pemuda Aceh di Pesantren Ibadatullah Baznas Madani di Bekasi, Minggu (24/7). Hidayat memilih negara Timur Tengah karena negara-negara di gurun pasir ini dikenal sebagai penghasil gas, ”Daris segi harga juga lebih murah.”
Setelah memastikan adanya pasokan gas dari Qatar, ia menyerahkan proses negosiasi pembelian untuk menentukan jumlah dan harga gas pada pemerintah. Pihaknya hanya memastikan adanya pasokan gas dari Qatar.
Selain dari Qatar, Hidayat juga mengunjungi Dubai dan Oman untuk menjajagi hal yang sama. Tiga negara Timur Tengah ini dikenal sebagai penghasil gas alam cair (Liquid Natural Gas/LNG). Mereka telah mengekspor LNG ke beberapa negara seperti Jepang, Korea, dan negara-negara Eropa.
Menteri Negara BUMN Sugiharto membenarkan keterangan Hidayat. Tim Negosiasi dari PLN dan BP Migas, kata dia, harus cepat memutuskan pembelian gas ini karena selain PIM, terdapat 32 pembeli yang bersaing untuk mendapatkan pasokan gas dari Qatar. Mengenai sumber pendanaan, menurut Sugiharto, harus dibicarakan dengan Menteri Keuangan terlebih dahulu. Ia berharap, Oman akan memberikan harga khusus pada PIM. ”Karena PIM berada di wilayah bencana,” ujarnya.
Qatar, kata Suhiharto selama ini menjual gas ke Jepang dan Korea dengan harga di bawah US$ 6 per MMBTU (Mile Mile British Thermal Unit). Sementara harga jual gas dipasar internasional diatas US$ 7 per MMBTU. Sutarto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|