Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Revaluasi Yuan Lebih Berdampak ke Sektor Riil
Sabtu, 23 Juli 2005 | 20:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI) Ryan Kiryanto membenarkan, revaluasi yuan lebih berdampak langsung pada sektor riil dibanding sektor perbankan.

"Revaluasi berpotensi membuat importir memiliki arus kas (cash flow yang lebih baik dan lebih solid sehingga lebih mampu membayar kewajibannya terhadap perbankan," kata Ryan kepada Tempo.

Meskipun demikian, menurut Ryan, dampak revaluasi yuan itu juga akan terasa jika suatu bank memiliki pinjaman valuta asing terhadap bank lainnya. "Dolar yang melemah akibat revaluasi yuan akan menjadikan beban pinjaman menjadi lebih ringan," jelasnya.

Analis pasar uang dari Currency Management Group Farial Anwar mengatakan, dampak (revaluasi yuan) saat ini hanya bersifat jangka pendek. Revaluasi yuan baru akan berdampak dalam jangka panjang jika besar revaluasi di atas 5 persen.

"Kalau di atas 5 persen akan mampu merubah struktur ekspor, meningkatkan daya saing, dan meningkatkan nilai tukar rupiah," katanya.

Pemerintah Cina pada Kamis (21/7) memutuskan untuk merevaluasi mata uang yuan sebesar 2,1 persen dari 8,3 menjadi 8,11 per dolar Amerika.

Rr Ariyani - Tempo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Goyang Sawit ala India | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 07 Maret 2005
Mencungkil Selilit di Tengah Pesta  | 22 Desember 1998
Terbang Lebah ke Timur Tengah | 10 Januari 2005
Tak Surut Selepas Kuota | 10 Januari 2005
Primadona Berminyak Itu  | 13 Oktober 1998
Susan, Biru Eksklusif  | 26 Juli 2004
Naik Jangan Bersorak | 08 November 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Petugas Sucofindo ketika mengecek barang yang siap di Eksport [ Dok Sucofindo; 45b/090/85; 20010323 ] Petugas Sucofindo ketika mengecek barang yang siap di Eksport [ Dok Sucofindo; 45b/090/85; 20010323 ]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Revaluasi Yuan Berdampak Positif Bagi Indonesia
Pemerintah Akan Batasi Kredit Ekspor
Peluang Ekspor Industri Sepatu Besar
8 Produk Ekspor Indonesia Dapat Fasilitas GSP
Indonesia Khawatirkan Banjir Tekstil Cina
Peringkat Kredit Ekspor Indonesia Naik
Kepastian Pembukaan Larangan Ekspor Ikan Tuna September
Uni Eropa Menunda Ekspor Komoditas Perikanan
Sulsel Ekspor Beras ke Afrika Selatan
Asmindo Menolak Dibukanya Ekspor Bahan Baku Rotan
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Larangan Ekspor Pasir Laut
Keppres RI No. 7 Tahun 2004 Tentang Pengesahan Persetujuan Antara RI dan Republik Portugal Untuk Penghindaran Pajak Berganda dan Pencegahan Pengelakan Pajak Yang Berkenaan Dengan Pajak Atas Penghasilan Beserta Protokol
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
Keppres RI No. 40 Tahun 1999 Tentang Dewan Pembina Industri Strategis
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bank Indonesia
Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Badan Ekspor Impor Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data