|
Kasus Flu Burung, Pemerintah Diminta Tunggu Hasil Labaratorium
Sabtu, 23 Juli 2005 | 20:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Kesehatan Hewan Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian Tri Satya Putri Naipospos meminta pemerintah menunggu hasil uji laboratorium Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Hong Kong soal analisis mata rantai penularan flu burung ke almarhum Iwan Siswara dan ke kedua putrinya.
"Kami minta pemerintah menunggu hasil uji laboratorium di Hong Kong supaya jelas permasalahannya, terutama mata rantai penularan virus ini dari unggas ke manusia," kata Tri kepada Tempo, Sabtu (23/7).
Pemerintah besok siang akan melakukan pemusnahan terhadap unggas atau ternak (babi) yang positif terkena flu burung di Tangerang.
Pemusnahan ini, ujar Tri, setidaknya dapat membantu mencegah penyebaran virus flu burung lebih luas. Selain itu, pemerintah tetap melakukan tindakan pencegahan seperti yang selama ini dilakukan, misalnya dengan memberikan vaksinasi kepada unggas-unggas di setiap peternakan, melakukan bio security (pengawasan), bio servailance (penelusuran ulang kepada setiap unggas atau manusia yang melakukan kontak dengan unggas), serta lebih memperketat lalu lintas unggas disetiap daerah.
"Seperti yang di Sulawesi Selatan, sampai saat ini masih diisolasi. Tidak boleh ada unggas yang keluar dari atau masuk ke sana," ujarnya.
Rini Kustiani - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|