|
Pemerintah Akan Batasi Kredit Ekspor
Jum'at, 22 Juli 2005 | 18:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah tahun ini akan membatasi kredit ekspor ke luar negeri hingga US$ 450 juta dari yang sebelumnya sebesar US$ 550 juta. Alasanya, kredit ekspor tersebut berupa pinjaman dalam bentuk nilai dolar.
"Kredit ekspor itu harus dibatasi karena dalam dolar dan kredit ekspor itu selalu dikaitkan dengan produk luar negeri," kata Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie di Departemen Keuangan Jakarta, Jumat (22/7).
Kredit ekspor itu akan diambil jika negara pemberi kredit ekspor mau bekerja sama dengan perusahaan lokal sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru. Aburizal mencontohkan pada pembuatan kapal, di mana mesin kapal akan diambil dari luar negeri sementara pembuatan kapal dilakukan di Indonesia.
"Kalau kredit ekspor bisa juga digunakan untuk membiayai produksi dalam negeri dengan cara kerja sama dengan perusahaan asal kredit ekspor itu, baru bisa dijalankan," kata Aburizal.
Meski demikian, pada 2005 ini pemerintah tidak akan menghentikan kredit ekspor ke luar negeri. "Hanya dikurangi. Tapi dua-duanya (kredit ekspor luar negeri dan dalam negeri) tetap jalan. Dua-duanya tetap harus diambil," ujarnya.
suryani ika sari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|