|
Pemerintah Berharap Pajak Mobil Meningkat
Jum'at, 22 Juli 2005 | 17:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah mengharapkan pendapatan yang besar dari pengenaan pajak penjualan barang mewah (PPn BM) atas kendaraan bermotor.
Langkah itu, kata Kalla, merupakan bagian dari memperbaiki keuangan negara secara menyeluruh. "Agar otomotif memberi konstribusi besar," ujarnya kepada pers usai salat Jumat di kantornya.
Kalla mengatakan, saat ini kendaraan yang beroperasi di jalanan banyak menyedot bahan bakar minyak (BBM). Padahal BBM itu masih disubsidi oleh pemerintah dan jumlahnya sangat besar. "Maka beban subsidi itu kembali ke negara, sehingga perlu diseimbangkan," kata dia.
Menurut Kalla, saat ini Tim Tarif tengah membahas besaran kenaikan pajak ini. Tim berada di bawah Menteri Keuangan, dan beranggotakan Departemen Keuangan dan Departemen Perindustrian.
Dengan harga minyak mentah sekitar $60 per barel di pasaran internasional, pemerintah memperkirakan jumlah subsidi bisa mencapai sekitar Rp 130 triliun.
budiriza
INDEKS BERITA LAINNYA :
|