|
Kepala BKPM Optimis Kenaikan Pajak Barang Mewah Tak Pengaruhi Investasi
Kamis, 21 Juli 2005 | 17:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M. Luthfi menilai rencana kenaikan tarif bea masuk dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPn BM) produk otomotif tidak akan mempengaruhi minat investasi pada industri tersebut. "Saya tetap optimis," kata di Departemen Keuangan, Jakarta, Kamis (21/7).
Menurut Luthfi, kenaikan tarif tentu saja bakal mempengaruhi harga jual produk otomotif. Tapi tingginya permintaan atas produk tersebut, kata dia, membuat sektor otomotif masih memiliki prospek cerah di masa depan.
Dia memaparkan, pertumbuhan penjualan mobil mencapai 40 persen dan penjualan sepeda motor tumbuh 35 persen pada kuartal pertama 2005. "Ini menunjukkan tingginya daya serap pasar otomotif Indonesia," katanya. "Dari sisi investasi, ini (sinyal) positif".
Karena itu, Luthfi berharap, kenaikan tarif bea masuk dan PPn BM tidak bakal mengganggu komitmen berinvestasi di Indonesia. Menurut dia, hingga saat ini belum ada pernyataan pembatalan komitmen investasi akibat rencana pemberlakuan tarif baru tersebut. "Ini hal yang baru. Implikasi nyatanya belum bisa dilihat".
Thoso Priharnowo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|