|
Perusahaan Jerman Berminat Ikut Proyek Perluasan Krakatau Steel
Kamis, 21 Juli 2005 | 15:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:SMS Demag, perusahaan konstruksi pabrik baja asal Jerman menjanjikan mampu membangun perluasan pabrik PT Krakatau Steel dengan kontribusi bahan lokal mencapai 50 persen.
Direktur SMS Demag Dieter Rosenthal mengatakan, penggunaan material lokal merupakan salah satu keutungan jika Demag terpilih menjadi pemenang dalam tender tersebut.
Dia juga menjanjikan nilai biaya produksi akan lebih murah US$60--80 per ton dengan menggunakan teknologi Jerman. Selain itu, tingkat emisi karbon dioksida juga akan lebih rendah karena pengunaan energi bisa ditekan hingga 50 persen.
Menurut Roshental, kedatangannya untuk menemui Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla adalah agar proyek ini dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjelaskan kemampuan pendanaannya.
"Nilai proyek ini mencapai sekitar US$500 juta (sekitar Rp 4,7 triliun)," kata Rosenthal kepada pers usai diterima Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla. Krakaau Steel merupakan perusahaan milik pemerintah yang bergerak dalam bidanengolahan baja.
Dia mengatakan, Demag selama ini memang menjalin hubungan bisnis yang erat dengan Krakatau sejak 1976. Demag juga berpengalaman luas karena dari 26 pabrik baja, 23 merupakan bikinan perusahaan Jerman itu.
Budi Riza
INDEKS BERITA LAINNYA :
|