|
Pemerintah Buy Back Obligasi Negara dengan Lelang
Rabu, 20 Juli 2005 | 19:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah melakukan pembelian kembali obligasi negara dengan metode lelang pada 21 Juli 2005. "Seri obligasi yang ditawarkan adalah seri yang jatuh tempo antara 1 Januari 2006 hingga 31 Desember 2010. Buy back ini merupakan pelunasan sebelum jatuh tempo secara tunai,"kata Kepala Biro Humas Departemen Keuangan, Marwanto Harjowiryono.
Menurut Marwanto, lelang dilaksanakan dengan sistem MoFiDS (Ministry of Finance Dealing System). Harga penawaran, dinyatakan dalam harga bersih dengan satuan harga dalam bentuk persentase sampai 2 desimal dan kelipatan 0,05 persen. "Volume penawaran minimum adalah Rp 1 milyar dengan kelipatan Rp 1 milyar atau 1000 unit,"kata Marwanto.
Lelang pembelian kembali, menurut Marwanto, dapat diikuti oleh setiap pemegang obligasi negara yang telah terdaftar dan mendapatkan otoritas dari Departemen Keuangan. Saat ini telah terdaftar 24 peserta, antara lain ; Bank BCA, Bank Niaga, Bank Buana Indonesia, Bank Danamon, Bank Mega, Bank Lippo, Bank NISP, Bank Permata, Bank BII, Bank Panin, Bank Mandiri, Bank BNI, BRI, Citybank NA, HSBC, Deutsche DBS, Standard Chartered Bank, ABN Amro NV, Trimegah Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Bahana Sekuritas.
Thoso Priharnowo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|