Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menteri Energi: Listrik Berhasil Dihemat 600-900 Megawatt
Rabu, 20 Juli 2005 | 11:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gerakan hemat energi yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dua pekan lalu telah memberikan hasil bagi PLN. Menurut Menteri Energi dan Sumber daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro, sejak gerakan tersebut dicanangkan listrik yang bisa dihemat antara 600-900 megawatt.

“Jadi gerakan tersebut bermanfaat, bisa dibayangkan berapa BBM yang dapat dihemat. Tadi pagi saya dapat laporan dari PLN ada penghematan sekitar 600-900 megawatt,” kata Purnomo seusai seminar RUU energi di Hotel Shangrila Jakarta, Rabu (20/7).

Ia menegaskan, gerakan penghematan energi bukan berarti menurunkan aktivitas ekonomi, tapi hanya mengurangi konsumsi energi.

Sebelumnya, di hadapan anggota Kadin, Purnomo memaparkan bahwa Indonesia merupakan negara yang tertinggi tingkat elastisitas pemakaian energinya dikawasan Asia. Data tersebut dikumpulkan sejak tahun 1998 hingga 2003 yang menyebutkan angka elastisitas pemakaian energi Indonesia 1,84. Sedangkan Malaysia 1,69, Taiwan 1,36, dan Thailand 1,16. “Kita ini terkenal sebagai bangsa yang boros, maka gerakan ini sangat perlu,” kata dia. Muhamad Fasabeni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hentikan Ekspor Gas Perlu Kesepakatan Nasional
Pemerintah Kaji Kenaikan Harga Minyak
Pembatasan Jam Tayang Hambat Akses Informasi Pelaku Pasar
Presiden Minta Penghematan Energi Tak Disalahartikan
Hemat Energi Kurangi 5-20 Persen Pengeluaran Negara
Polisi Tangkap Pengorder Minyak Tanah Fiktif
Pertamina Jamin Akhir Juli Stok BBM Sudah Aman
PNS di Solo Tak Gubris Instruksi Naik Sepeda
Pelaku Pariwisata Bali Cemas Penghematan Energi Kurangi Wisatawan
Industri Diminta Audit Energi
> selengkapnya...


Referensi

Kota-kota Mulai Lumpuh
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data