|
Pemerintah Masih Punya Dana Cadangan Rp 5 Triliun
Kamis, 14 Juli 2005 | 17:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Pengkajian Ekonomi, Keuangan dan Kerja Sama Internasional Anggito Abimanyu mengatakan, pemerintah masih memiliki dana cadangan sekitar Rp 5 triliun.
Dana sebesar itu sudah lebih dari cukup untuk membantu pengurangan defisit APBNP tahun ini, sekitar 0,8 persen atau Rp20 triliun.
Meskipun diperkirakan akan terjadi penambahan subsidi bahan bakar minyak, ia yakin defisit tetap pada kisaran yang direncanakan pemerintah. "Pemerintah akan melakukan penghematan belanja, peningkatan pendapatan perpajakan, dan pendapatan bukan pajak," kata Anggito kepada pers di kantor presiden.
Meskipun terjadi peningkatan harga minyak dunia, pemerintah juga mendapatkan tambahan pendapatan dari keadaan ini. Pajak dari perusahaan minyak dan gas juga naik karena pendapatan mereka naik. Ia yakin selisih kenaikan penerimaan akibat harga migas naik, dengan selisih kenaikan belanja akibat subsidi meningkat masih tetap dikelola. "Sehingga tidak membebani anggaran," katanya.
Keadaan APBNP untuk semester pertama ini, kata Anggito, cukup baik. "Kita mengalami surplus," kata dia. Ini terjadi karena belanja barang dan modal serta subsidi belum banyak terealisir. Budiriza
INDEKS BERITA LAINNYA :
|