|
Uni Eropa Diharapkan Dorong Pembangunan ASEAN
Kamis, 14 Juli 2005 | 15:51 WIB
TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur:Uni Eropa diharapkan terus meningkatkan kerjasama ekonomi dan keuangan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Cara itu dapat membantu tercapainya kawasan perdagangan bebas, kestabilan ekonomi, dan kemakmuran bagi ASEAN pada 2020.
Harapan itu disampaikan Gubernur Bank Negara Malaysia Zeti Akhtar Aziz, saat
membuka konferensi Euro, yang bertajuk Expanding ASEAN - EU Economic Links,
di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (14/7). “Uni Eropa telah menjadi mitra dagang terbesar ketiga bagi ASEAN,” ujarnya.
Menurut Zeti, kontribusi Uni Eropa dalam perdagangan di kawasan AEAN mencapai 12,4 persen. Sedangkan Uni Eropa, menempatkan ASEAN sebagai mitra dagang terbesar kelima dengan kontribusi sekitar 4,5 persen.
Dirjen Hubungan Ekonomi dan Finansial Komisi Eropa Klaus Regling
menjanjikan Uni Eropa bakal meningkatkan kerjasama dengan ASEAN. "Kami akan
meningkatkan kerjasama di berbagai sektor," katanya.
Kepala Delegasi Komisi Eropa untuk Malaysia Thierry Rommel
menambahkan, peningkatan kerjasama antara dua kawasan tersebut terus dibahas
dan diperluas. Diantaranya, telah ada pertemuan antara Komisi Eropa dengan
negara-negara ASEAN untuk membahas kemungkinan adanya wilayah perdagangan
bebas yang meliputi beberapa sektor.
Regling melanjutkan, kerjasama ini tidak bisa dilanjutkan ke satu bentuk pakta ekonomi, seperti menggabungkan nilai tukar kedua kawasan itu. Alasannya begitu banyaknya perbedaan diantara Eropa dan ASEAN, seperti letak geografis
dan karakteristik pembangunan ekonominya.
Tapi Zeti berharap, konferensi ini dapat membahas beberapa masalah penting
menyangkut bidang ekonomi, keuangan, dan finansial. "Saya percaya pertukaran ide dan pandangan memberikan kontribusi bagi saling pengertian tentang pembangunan diantara dua regional ini," ungkapnya.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini, dihadiri sekitar 300 peserta
dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara. Selain pejabat pemerintahan, juga tampak sejumlah pimpinan perusahaan swasta dan bank investasi.
yura syahrul
INDEKS BERITA LAINNYA :
|