Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Buy Back Surat Utang Negara 26 Juli 2005
Kamis, 14 Juli 2005 | 14:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan membeli kembali (buy back) surat utang negara pada 26 Juli 2005 dalam satu tahap. "Kami tengah melakukan persiapan dan pengujian," kata Dirjen Perbendaharaan Negara Departemen Keuangan Mulia Nasution, Kamis (14/7).

Menyinggung perihal jumlah surat utang yang akan dibeli kembali, Mulia enggan mengatakannya. "Jumlahnya adalah bagian dari proses lelang, " ujarnya. Berdasarkan pagu yang ada pembelian kembali tersebut senilai Rp 1,1 triliun.

Sementara itu, Menteri Keuangan Jusuf Anwar mengatakan, tahun ini pemerintah tidak akan menebitkan obligasi internasional. Penerbitan obligasi internasional akan dilakukan pada 2006. "Tahun ini sudah cukup, ingat kami hanya berutang kalau perlu, " kata dia.

Mengenai penerbitan surat utang negara, Jusuf menyatakan penerbitan akan dilakukan berdasarkan jadwal dan target yang ada. "Kami tidak akan menerbitkan surat utang di luar pagu yang sudah ditetapkan dalam APBN-P, " tuturnya.

suryani ika sari

Dari Arsip Majalah TEMPO
Goyang Sawit ala India | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 14 Maret 2005
Pemberesan Setengah Hati | 14 Maret 2005
KPPU Harus Belajar Mengenai Kontrak | 14 Maret 2005
Tergagap di Tingkat Lokal | 14 Maret 2005
Jantung yang Tertinggal | 28 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Bisnis Sepekan | 14 Pebruari 2005
Teruk Tersodok Piutang Seret | 14 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Keuangan Boediono dalam rapat dengar pendapat umum dengan anggota Komisi IX DPR membahas masalah penutupan Bank Dagang Bali (BDB) dan Asiatic di Gedung MPR/ DPR, Jakarta,  27 April 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040416] Menteri Keuangan Boediono dalam rapat dengar pendapat umum dengan anggota Komisi IX DPR membahas masalah penutupan Bank Dagang Bali (BDB) dan Asiatic di Gedung MPR/ DPR, Jakarta,  27 April 2004. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20040416]
Boediono
Boediono

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pembelian BBM Tanpa Kuota Akan Menambah Beban Subsidi
Menteri Keuangan : Cash Flow Negara Aman
Akibat Bom London, Bank Niaga Tunda Penentuan Harga Obligasi
Departemen Keuangan Siap Kucurkan Rp 450 Miliar Buat Merpati
Pemerintah Segera Suntik Dana ke Pertamina
Dirjen PN : Jika Pekan Depan Belum Terima Akan Saya Tindak
DPR Minta Departemen Keuangan Segera Kucurkan Dana Tanggap Darurat
Kebocoran Keuangan Negara Rp 12,22 Miliar Hingga Pertengahan 2005
DPR Keberatan Transaksi Valas Dibuka
Subsidi BBM Cair Senin
> selengkapnya...


Referensi

Perjalanan BPPN dari Waktu ke Waktu
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Profil Glen Yusuf
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 16 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Tim Pemberesan Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Keppres RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Sistem Kepegawaian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data