|
Pembelian BBM Tanpa Kuota Akan Menambah Beban Subsidi
Kamis, 14 Juli 2005 | 12:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Keuangan Jusuf Anwar berpendapat, ide pembelian BBM Pertamina tanpa kuota yang dilontarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menambah beban subsidi karena posisi Indonesia adalah net importir minyak.
Menurut Menteri Jusuf, akibat tingginya harga minyak dunia, subsidi BBM bagi Pertamina hingga akhir 2005 diperkirakan Rp 120 triliun. “Sehingga jika Pertamina dibiarkan membeli BBM tanpa kuota, secara tidak langsung akan menambah jumlah subsidi,” ujarnya usai membuka acara sosialisasi penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran dan pelaksanaan DIPA, Kamis (14/7).
Meski demikian, kata Jusuf, selama ada persetujuan DPR, Departemen Keuangan akan menyediakan dana yang diperlukan untuk memasok BBM. "Kalau soal daya tahan, kami tahan sampai akhir tahun. Kami bisa mengajukan subsidi tambahan setelah minta persetujuan DPR, " tuturnya.
Menurut Jusuf, ide presiden tersebut tidak akan berlangsung selamanya. Langkah tersebut, kata dia, merupakan upaya Presiden untuk mengatasi krisis BBM. "Itu bukan pola yang terus menerus, itu hanya dalam masa krisis, " ungkanya.
suryani ika sari
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|