Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Akan Batasi Jumlah Angkutan Kota
Kamis, 14 Juli 2005 | 03:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Perhubungan akan merancang peraturan yang membatasi angkutan kota, berkaitan dengan program penghematan energi nasional. Diharapkan, angkot bisa diganti dengan kendaraan yang berbahan bakar lebih efisien, seperti minibus.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Iskandar Abu Bakar menyatakan, langkah ini juga untuk peningkatan pelayanan angkutan umum. Menyusul krisis BBM, pemerintah juga akan membuat kebijakan yang mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menekan laju kepemilikan kendaraan.

"Maka peningkatkan pelayanan angkutan umum menjadi hal mutlak, tapi yang perlu untuk ditingkatkan adalah angkutan yang efisien," kata Iskandar, Rabu (13/7).

Hasil kajian Departemen Perhubungan menunjukkan bahwa semakin kecil angkutan umum, penggunaan bahan bakarnya semakin boros. Salah satu penyebabnya adalah tingkat keterisian penumpang yang semakin kecil.

Menurut Iskandar, kota-kota kecil yang memiliki banyak angkutan umum jenis angkot sangat tidak efisien. Satu trayek saja, kata dia, bisa terdiri dari 400 unit angkot. "Padahal banyak yang kosong," ujarnya.

Selain itu, Iskandar melanjutkan, semakin besar jenis kendaraan, biaya yang dibebankan kepada penumpang per kilometernya akan semakin kecil. Nisa

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Surat Pembaca | 04 April 2005
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Besar Pasak daripada Tiang | 28 Maret 2005
Dilema Pemain Baru | 21 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Menyumbat Kebocoran Minyak | 21 Maret 2005
Hari Purnomo Meminta Pemeriksaan Dihentikan | 21 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan  harga BBM dengan poster bertuliskan  BBM naik, harga-harga melambung, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425]. Protes aktifis Forkot menentang/ menolak kenaikan harga BBM dengan spanduk bertuliskan  Tolak kenaikan BBM, Jakarta, 2 April 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/096/2001; 20010425].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Gubernur BI Khawatir Penghematan Energi Hambat Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah Diminta Transparan Jelaskan Penerimaan Migas
Lampu di Monas Akan Dipadamkan Secara Bergiliran
Pertamina: BBM Normal Akhir Juli
Kenaikan Harga Solar Industri Dinilai Terlalu Cepat
Sekolah Penerima Dana Hibah Tetap Pungut Biaya
Letnan Dua Soeharto Pagi Ini Divonis
Warga Keluhkan Maraknya Calo Sekolah
Dewan Minta Kualitas Resapan Air Dijaga
Wali Kota Jakarta Utara Matikan Separuh Lampu Hias
> selengkapnya...


Referensi

Kota-kota Mulai Lumpuh
Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data