Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Diminta Turunkan Subsidi BBM Secara Bertahap
Selasa, 12 Juli 2005 | 13:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menilai pemerintah harus menurunkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara bertahap sehingga hanya berbeda 10-20 persen dengan harga di kawasan lain.

Ketua Umum PII Rauf Purnama mengatakan, langkah ini akan mendorong penghematan APBN sekaligus memicu munculnya industri energi alternatif. "Kita bisa kembangkan biodiesel dan bioethanol," kata Rauf kepada pers usai diterima Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla di kantor wakil presiden hari ini.

Menurut dia, konsumsi BBM untuk kegiatan transportasi mencapai 50 persen dari total konsumsi yang ada. Padahal, Indonesia memiliki potensi energi terbarui dari jenis minyak yang terbarui dan terbuat dari tanaman, seperti minyak jarak, kelapa sawit, dan bunga matahari. " (Padahal) Eropa sudah mencapai penggunaan biodiesel sebanyak 50 persen," kata Rauf.

Dengan luas lahan yang ada dan terbilang subur, lanjut Rauf, Indonesia memiliki potensi tidak hanya sebagai pengguna tapi juga pengekspor biodiesel di dunia. Ini tidak akan terwujud, jika energi masih bertumpu pada energi tak terbarui. "Ini bisa dilakukan dalam 3-4 tahun," kata dia.

Saat ini, jumlah BBM yang disubsidi mencapai 59,6 juta kilo liter, dengan nilai subsidi mencapai sekitar RP 76 triliun.

Budi Riza


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wakil Presiden Minta Maaf Soal Kelangkaan BBM
Presiden: Jangan Panik Hadapi Kelangkaan BBM
Sultan HB X Pesimis Persoalan BBM Selesai dalam Dua Hari
Pemerintah-DPR Diskusikan Penambahan Kouta BBM
Demi Rakyat, Presiden Tak Akan Cabut Subsidi BBM
Kuota BBM di DKI Dikurangi
Presiden Minta Stok BBM Ditingkatkan
Dirut Pertamina: Stok Premium Kritis
Wapres: BBM Langka Karena Kapal Terambat
TNI Bongkar Tempat Penimbunan BBM di Cilegon
> selengkapnya...


Referensi

Inpres No. 5 Tahun 2000 tentang Koordinasi Penanggulangan Masalah Penyalahgunaan Pada Penyediaan dan Pelayanan Bahan Bakar Minyak.
Keppres No. 86/2002 tentang Badan Pengatur Penyediaan dan Pendistribusian BBM
Keputusan Gubernur DKI No. 1219/2003 tentang Pembentukan Tim Koordinasi UPMP-BBMT

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data