Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Berita terkait selengkapnya
Menumpuk Stok Tak Terbeli(01 November 2004)
Mengharap Pembebasan Kakao(01 November 2004)
Kepala Otorita Batam, Ismeth Abdullah: (22 Maret 2004)
Demi Tegaknya Persamaan (22 Maret 2004)
Melihat Arah Reformasi Perpajakan (02 Pebruari 2004)
Butir Rumusan yang Meresahkan (02 Pebruari 2004)
Soal Kewajaran Restitusi Pajak (19 Januari 2004)
Target Pajak Meleset (12 Januari 2004)
Bisnis Sepekan(20 September 2004)
Kini Giliran Obral PPN(28 April 1979)
1984 dengan pajak baru(24 Desember 1983)
Dengarlah suara pembeli(05 Pebruari 1983)
Memajak Usaha Baru(30 Juni 1984)
Harga barang di pasar transisi(13 April 1985)
Kali ini untuk petani(06 April 1985)
Indikator(02 Maret 1985)
Imbauan dan ancaman salamun(02 Pebruari 1985)
Yang Berlebih Harus Membayar(12 Januari 1985)
Tak Laku, Dipajak Juga(28 Desember 1985)
Tahun kerbau, tahun fiskus(09 Maret 1985)
Memancing pembeli dengan biaya tinggi(09 Maret 1985)
Kalau peraturan berubah(14 Mei 1988)
Tak ada diskriminasi ppn(22 Desember 1990)
Tak ada diskriminasi ppn(22 Desember 1990)
Ppn yang tidak adil(01 Juni 1991)


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ada Usulan Penghapusan Pajak Buat Avtur
Ratusan Pengusaha NTB Demo Kantor Pajak
Dirjen Pajak : Produk Pertanian Bebas pajak
“Pertanian Banyak Dikenai Pajak yang Hambat Investasi”
Sistem Pemungutan parkir Harus Diperbaiki
Insentif Fiskal Terganjal Undang-undang
Defisit Anggaran Sampai Oktober Rp 2,7 triliun
Penerimaan Pajak Rp. 128,5 Triliun
Empat Asosiasi Musik Dukung Pengenaan Cukai
Semester I 2004, Penerimaan Pajak Mencapai Rp. 102,2 Triliun
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No.43 Thn.2003 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 145 Thn.2000 Tentang Kelompok Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah
PP RI No. 145 Thn.2000 Tentang Kelompok Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah
PP RI No.6 Thn.2003 Tentang Perubahan Ketiga Atas PP No. 145 Thn.2000 Tentang Kelompok Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Bupati Purworejo: Presiden Tak Promosi Super Toy
Persija Fokus, Bambang Nurdiansyah Gamang
Bank Jabar Ditargetkan Salurkan Kredit Tanpa Agunan
Pemenang Tender Diwajibkan Menaruh Jaminan
Honda Akan Luncurkan Honda Insight

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data