|
Pendapatan Migas Defisit
Senin, 11 Juli 2005 | 19:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tingginya harga minyak dunia belakangan ini memberi dampak pendapatan sektor minyak dan gas yang diperoleh pemerintah dibandingkan subsidi yang dikeluarkan menjadi defisit. Untuk mengendalikan angka defisit itulah pemerintah menelurkan berbagai kebijakan.
Kepala Badan Pengkajian Ekonomi Keuangan dan Kerja Sama Internasional (Bapekki) Departemen Keuangan Anggito Abimanyu mengatakan dengan naiknya harga minyak dunia maka subsidi yang ditanggung pun semakin membesar yang mengakibatkan defisit. "Memang ada sedikit defisit, lebih tinggi dari penerimaan," kata Anggito di Jakarta, Senin (11/6).
Menurutnya, defisit itu akan dikelola dengan berbagai cara baik dari sisi belanja maupun penerimaan dengan berbagai kebijakan. "Kalau kita tidak melakukan apa-apa subsidi ya akan meningkat, maka kita mencari penerimaan yang lain di antaranya pajak," katanya.
Menteri Energi dan Suber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengakui belum mengetahui berapa pendapatan yang diperoleh dari minyak dan gas. "Tahun lalu saja sekitar Rp 107 triliun dan tentu tahun ini meningkat. Saat ini saya tidak ingat," jelasnya.
Pemerintah, lanjut Purnomo, telah membentuk tim yang bertugas menyusun simulasi dan merumuskan dampak dari perubahan-perubahan harga minyak terhadap fiskal. Tim kecil itu terdiri dari Anggito Abimanyu, Staf Ahli Menko Perekonomian M. Ikhsan, dan Dirjen Migas Departemen ESDM Iin Arifin Takhyan.
muhamad fasabeni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Ladang/ pengeboran minyak lepas pantai Belida milik Conoco dengan sistem pipanisasi gas alam bawah laut dari Natuna Ke Singapura yang dikenal dengan West Natuna Transportation System/ WNTS [ Dok Natuna; 20010316 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010429-116](/hg/photostock/2005/04/04/s_natuna51_high_thumb.jpg) |
![Pengeboran minyak di sumur Kayan I Cekungan Melawi Timur, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, 1986. [ TEMPO/Junaini KS; 12C/221/86; 20000705 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20000716-079](/hg/photostock/2005/03/25/s_Minyak40_high_thumb.jpg) |
| Pengeboran Minyak Lepas Pantai Natuna
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|