|
Pupuk Iskandar Muda Tetap Beroperasi
Senin, 11 Juli 2005 | 16:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah memastikan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) tetap beroperasi setelah mendapat jaminan pasokan gas dari ExxonMobil. Kepastian itu merupakan hasil rapat antara BP Migas, ExxonMobil dan PT Pertamina yang digelar Minggu (10/7).
Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Kardaya Warnika mengatakan, kesepakatan itu memutuskan PIM bakal mendapat pasokan gas dari ExxonMobil. "Gas mulai mengalir sejak tadi malam, sekarang posisinya sudah 60 MMBtu," kata Kardaya kepada wartawan, Senin (11/7).
Menurut Kardaya, dengan pasokan gas setara satu kargo LNG atau 2,918 juta MMBtu dapat menghidupi satu pabrik PIM selama dua bulan. Kemudia, Pertamina diharuskan mengganti 1 kargo LNG yang dipakai oleh PIM.
Dia juga mengungkapkan, harga yang dipakai adalah harga ekspor. "Kita belum bisa menetukan berapa harga LNG, karena di pasar spot selalu berubah," katanya.
Kardaya menambahkan, jika terdapat selisih harga antara harga LNG di pasar spot dengan kemampuan PIM untuk membayar, pemerintah akan menanggung selisihnya. "Berapapun selisihnya akan ditanggung pemerintah," tandasnya. Harga gas alam yang diperoleh dari Exxon tetap sesuai dengan kemampuan PIM, yaitu US$ 6,55 per MMBtu.
Produksi gas di daerah yang dioperasikan Exxon terus mengalami penurunan alami sejak tahun 1995. Selama kurang lebih 30 tahun Exxon telah melakukan investasi di Aceh. Pasokan gas dari Exxon ke PIM berdasarkan kontrak jangka panjang selama 20 tahun berakhir tahun 2003. Namun Exxon tetap memasok gas ke PIM untuk menyelamatkan industri pupuk di Aceh.
Muhammad Fasabeni
INDEKS BERITA LAINNYA :
|