|
BI Optimistis Rupiah Menguat
Jum'at, 08 Juli 2005 | 20:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Deputi Gubernur Bank Indonesia Aslima Tadjudin optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat. Serangkaian paket kebijakan yang dikeluarkan bank sentral dan pemerintah diyakini akan memulihkan kekuatan rupiah terhadap mata uang lain.
"Kebijakannya memang tidak bisa efektif dalam waktu dekat ini," kata Aslim di Jakarta, Jumat (8/7).
Ia mengakui rupiah masih terjerembab dan belum mencapai nilai yang diharapkan. Meski rupiah sudah menguat dan level saat ini bertengger pada Rp 9.795 per dolar Amerika Serikat, Aslim menyebut "masih undervalue tujuh persen."
Untuk makin menguatkan rupiah, bank sentral sedang mengkaji pemulangan valuta asing lewat eksportir. Kewajiban memulangkan dolar baru ditujukan pada perusahaan-perusahaan negara yang berorientasi ekspor. "Untuk swasta kami masih mengkaji agar kebijakan ini tidak merugikan," kata Aslim.
Terutama apakah dolar itu akan dikonversi ke dalam rupiah atau tetap setelah sampai di bank dalam negeri. Potensi dolar yang bisa digiring dari luar negeri mencapai US$ 8-10 miliar per tahun.
Thoso Priharnowo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|