Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Perizinan Hambat Investasi Kehutanan
Jum'at, 08 Juli 2005 | 19:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban menilai proses perizinan yang ada dalam Rancangan Undang-Undang Investasi masih menghambat investasi di sektor kehutanan. "Yang berlaku sekarang terlalu lama," kata dia di Jakarta, Jumat (8/7).

Kaban mencontohkan, saat ini proses perizinan sejak pendirian usaha hingga mendapat izin tebang bisa makan waktu lima hingga enam tahun. Menurut dia, proses perizinan bisa dipangkas hingga tinggal 90 hari saja. "Meski ada otonomi daerah, gubernur maupun menteri harus memberi kepastian dalam 90 hari investor dapat izin atau tidak," katanya.

Menurut Kaban peluang investasi kehutanan Indonesia masih cukup besar terutama di sektor tanaman industri. Ia mengaku telah didatangi investor dari Korea, Jerman, India dan Malaysia yang berminat membuka usaha kehutanan. "Kalau mereka bikin pabrik pulp, nilainya bisa US$ 1 miliar," ujar Kaban.

Pemerintah akan membuka seluas mungkin pemodal yang akan membuka usaha. Tak tertutup kemungkinan investasi mereka 100 persen tanpa kerjasama dengan pemerintah daerah. Saat ini daerah yang masih punya potensi dijadikan usaha kayu adalah Kalimantan Barat dan Kalimantan TImur.

Suryani Ika Sari

Dari Arsip Majalah TEMPO
Adat Papua Tidak Sama dengan Wilayah Lain | 11 April 2005
Aparat Terlibat Pembalakan Liar | 11 April 2005
Berseteru Hutan Warisan di Papua | 11 April 2005
Transparan itu Baik dan Perlu | 28 Maret 2005
Bara Api di Sekitar Merbau | 28 Maret 2005
Penggarong Kayu Layak Dipancung | 07 Maret 2005
Kejahatan di Hutan Kita | 28 Pebruari 2005
Segunung Perkara, Sedikit Sidang | 28 Pebruari 2005
Terseret Permainan Cukong  | 28 Pebruari 2005
Kisah Merbau yang Pergi Jauh | 28 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kawasan hutan jati di Majenang, Jawa Barat [ Fahri Amrullah/TEMPO; 33b/133/84; 20000624 ] Kawasan hutan jati KRPH Baharo,Jatiroto, Tuban [ Zed Abidin/TEMPO; 32C/241/89; 20000624 ]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Siapkan Operasi Hutan Lestari Lanjutan
Transtoto Direktur Utama Perhutani yang Baru
MS Kaban Minta BPK dan BPKP Audit Proyek Gerhan
Belanda Danai Proyek Kabupaten, 1 Juta Euro
10 Persen Industri Kayu Tutup
Diluncurkan, Sistem Database Perdagangan Ilegal Satwa
Dephut Pangkas Perizinan Menjadi Tiga Bulan
Kejaksaan Kembalikan Berkas Kasus Kepala Dinas Kehutanan Papua
Negara Rugi Rp 2,7 Triliun Tiap Bulan di Papua
Menteri Kehutanan Segera Ganti Direksi Perhutani
> selengkapnya...


Referensi

Hak-hak Masyarakat Adat dan Masalah serta Kelestarian Lingkungan Hidup di Indonesia
PP RI No. 82 Tahun 2000 Tentang Karantina Hewan
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
> selengkapnya...

Website

Illegal Logging Response Center
Departemen Kehutanan
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI)
Berita Bumi
Situs Forest Watch Indonesia
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Menteri Keuangan Kembali Bekukan Izin Kantor Akuntan Publik
Langit Jakarta Cerah Berawan
Lalu Lintas Jalan Protokol dan Tol di Jakarta Lancar
Lukman Edy Pesimistis Islah dengan Gus Dur Terwujud
Nepal Memilih Presiden Pertama

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data